Breaking News:

Bupati Bogor Ade Yasin Bakal Drop Anggaran yang Tidak Jelas

tahun 2022 adalah tahun puncak pelaksanaan periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor untuk drop anggaran yang tidak jelas.

Ade mengatakan bahwa proses anggaran pembangunan Kabupaten Bogor telah sampai pada tahap finalisasi rancangan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

"Kita harus tegas, kalau anggaran-anggaran yang tidak jelas, sebaiknya kita drop saja," kata Ade Yasin seusai memimpin rapat TAPD kepada wartawan, Kamis (15/7/2021).

Ade mengatakan bahwa tahun 2022 adalah tahun puncak pelaksanaan periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menghadapi akhir periode, Ade ingin penganggaran yang dilakukan harus konkrit dalam menyelesaikan permasalahan, serta mendukung pencapaian Pancakarsa, percepatan ekonomi daerah, indikator kinerja utama dan program-program prioritas lainnya.

"Kita harus bisa menyesuaikan dengan kondisi anggaran saat ini, jadi harus kita kaji dengan benar. Jadi kalau anggaran tidak jelas, jangan ragu untuk didrop, pelatihan-pelatihan yang tidak ada manfaatnya didrop, kegiatan yang output-nya tidak jelas didrop," kata Ade.

Dia berharap anggaran tidak membengkak dengan anggaran-anggaran pelatihan dan lainnya harus diefisienkan.

"Jangan sampai, hanya membahas anggaran untuk dinas saja dilaksanakan di hotel, padahal kantor punya ruang rapat yang cukup representatif," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved