Breaking News:

Dituding Jadi Spekulan Obat Anti Virus, Pemilik dan Karyawan Apotek di Bogor Diperiksa Polisi

Tindak lanjuti laporan warga, Polresta Bogor Kota ungkap praktek spekulan pemilik apotek dan pegawainya.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Polresta Bogor Kota ungkap praktek spekulan pemilik apotek dan pegawainya. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Di tengah ribuan orang di Kota Bogor masih menjalani isolasi dan pengobatan lantaran terpapar virus Covid-19, dua apotek di wilayah Bogor Selatan dituding menjadi spekulan obat anti virus dengan menjual obat dua kali lipat lebih mahal dari harga yang ditetapkan pemerintah.

Aksi curang toko obat itu pun dibongkar tim gabungan Polresta Bogor Kota yang mengungkap praktek spekulan pemilik apotek dan pegawainya.

Pengungkapan tersebut diketahui adanya laporan dari masyarakat yang sulit mendapatkan obat.

Mengetahui itu Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menurunkan tim gabungan dari Satreskrim Polresta Bogor Kota dan Satnarkoba Polresta Bogor Kota untuk melakukan penyelidikan.

Dalam dua hari selama penyelidikan ditemukan adanya penjualan obat-obat antivirus dalam penanganan Covid-19 yang harusnya tak boleh dijual di luar harga eceran tertinggi namun dijual dua kali lipat lebih mahal.

"Kami melaksanakan penyelidikan baik daripada distributor pertama yaitu dari Indofarma yang telah mendistribusikan ke 24 apotik yang ada di Kota Bogor dan hasilnya adalah bahwa tiga apotik ini (dua apotek di Kota Bogor satu di wilayah Kabupaten Bogor) menjual di atas harga eceran tertinggi," katanya Sambil di Dampingi Waka Polresta Bogor Kota AKBP Ferdy  saat pres rilis di depan apotek Jalan Pahlawan, Jumat (16/7/2021).

Polresta Bogor Kota ungkap praktek spekulan pemilik apotek dan pegawainya.
Polresta Bogor Kota ungkap praktek spekulan pemilik apotek dan pegawainya. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Dari pengungkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti dari apotek di Jalan Pahlawan 38 botol obat Ivermectin 12 mg tablet berisi @ 20 tablet produksi Pt. Indo farma, satu dus obat Favipiravir 200 mg merk AVIGAN berisi 5 Strip @10 Tablet produksi Fuji Film Toyama Chemical Co.Ltd , satu lembar Asli Faktur dari Pt. Info Farma Global Medika untuk apotek Jalan Pahlawan sejumlah 40, Botol Obat Ivermectin Tablet 12 Mg @ 20 Tablet dengan harga satuan Rp. 112.000.

Dari barangbukti itu polisi meminta keterangan pihak apotek yakni JRS sebagai pemilik, AS sebagai kasir, SI sebagai marketing dan RA sebagai Admin.

Selain itu polisi juga mengamakan barang bukti dadi apotek lainnya yakni delapan botol obat delapan obat botol Obat Ivermectin 12 mg Tablet berisi @ 20 Tablet produksi Pt. Indo farma, satu lembar asli faktur dari Pt. Info Farma Global Medika, sejumlah 10(sepuluh) Botol Obat Ivermectin Tablet 12 Mg @ 20 Tablet dengan harga satuan Rp.112.000.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved