Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Desa Cimanggis Bojonggede Bagikan Sembako dan Nasi Kotak untuk Warganya yang Jalani Isolasi Mandiri

Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor terus mengupayakan agar penyebaran virus corona tidak meluas di wilayahnya.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Kepala Desa Cimanggis, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Abdul Azis Anwar mengatakan bahwa RT dan RW harus terus memonitoring kondisi kesehatan warga yang berada di wilayah Pemerintahan Desa Cimanggis. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor terus mengupayakan agar penyebaran virus corona tidak meluas di wilayahnya.

Kepala Desa Cimanggis, Abdul Azis Anwar mengatakan bahwa RT dan RW harus terus memonitoring kondisi kesehatan warga yang berada di wilayah Pemerintahan Desa Cimanggis.

Lebih lanjut, Azis menjelaskan apabila ada warganya yang terpapar virus corona, maka setiap RT dan RW wajib memberikan laporan agar dapat diambil langkah penanganan ke depannya.

"Kami mendapatkan data dari RT dan RW, siapa saja yang sedang menjalani isolasi mandiri itu kita berikan sembako dan nasi kotak juga, ini salah satu pendekatan juga bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Azis membeberkan bahwa sejauh ini ada belasan warganya yang meninggal akibat wabah penyakit virus corona.

"Per hari ini ada 19 orang yang meninggal karena Covid-19, dan semoga tidak ada lagi saudara kita yang meninggal akibat virus ini," jelasnya.

Sebagai antisipasi, imbuh Azis, Pemerintah Desa Cimanggis pun memberikan vaksin kepada ribuan warganya agar meminimalisir paparan Covid-19.

"Kemarin sudah diberikan 1150 vaksin ke masyarakat yang berasal dari Puskesmas dan Polsek, ini salah satu upaya kita agar masyarakat tidak terpapar virus corona," ungkapnya.

Selain itu, Azis menjelaskan bahwa ada bantuan dana desa yang diperuntukkan bagi warga yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Bantuan langsung dana desa jadi itu Rp 300 ribu per bulan dengan pergantian orang setiap bulannya dan saya sarankan warga yang menerima bantuan itu membeli produk sembako itu hal yang utama," ungkapnya.

"Untuk datanya, kami memberikan dana tersebut kepada yang paling membutuhkan, datanya kami terima dari RT dan RW," sambungnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved