Jualan saat PPKM, Tukang Tahu Gejrot Ini Gemetaran Didatangi Kapolres Bogor dan Dandim
petugas gabungan TNI-Polri melakukan razia gabungan dalam rangka penegakan PPKM Darurat level 4 di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Arif (30) penjual tahu gejrot terkejut saat sejumlah TNI dan Polisi menghampirinya.
Karena takut dirazia, Arif sampai mematikan lampu gerobaknya.
Arif semakin tak berkutik saat petugas tetap menghampirinya.
Petugas yang mengampirinya tidak main-main, yakni Kapolres Bogor AKBP Harun dan Dandim 0621 Letkol Inf Sukur Hermanto.
Jumat (23/7/2021) malam, petugas gabungan TNI-Polri melakukan razia gabungan dalam rangka penegakan PPKM Darurat level 4 di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
Arif mengaku hanya bisa pasrah saat gerobak jualannya didatangi petugas.
Namun, ketakutan Arif berubah seketika saat Kapolres dan Dandim menyampaikan maksud kedatangannya.
"Kirain mau dirazia, ternyata Pak Kapolres dan Pak Dandim mau ngeborong tahu gejrot, alhamdulilah," kata Arif.
"Ini lampunya dihidupin aja," kata Dandim 0621 Letkol Inf Sukur Hermanto.
Arif pun gemeteran saat menyiapkan tahu gejrot yang dipesan Kapores dan Dandim tersebut.
Selain membeli tahu gejrot, Kapolres dan Dandim juga melakukan sosialisasi PPKM Level 4.
Arif patut bersyukur malam itu, karena selain dagangannya dibeli, dia juga dapat bantuan sembako dari Kapolres dan Dandim.
Arif pun bahkan malah diberi bantuan paket sembako dari aparat gabungan tersebut.
"Tadinya saya takut mau diapa-apain," kata Arif kepada wartawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/patroli-sambil-sosialisasikan-ppkm-di-bogor.jpg)