Viral di Medsos
Terpaksa Barter Sepatu Bekas dengan Susu Anak, Video Pria dan Putrinya Dapat Bantuan Bikin Haru
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Facebook, Ari Prasetyo menuliskan tawaran barter sepatu bekas dengan susu anak beberapa waktu lalu.
Penulis: khairunnisa | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pilu di tengah pandemi, kisah seorang pria bernama Ari Prasetyo viral di media sosial.
Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai cleaning service itu terpaksa membanter sepatu bekasnya dengan susu anak.
Ya, saking tak punya uangnya, Ari Prasetyo sampai meminta kepada khalayak yang tertarik untuk barter sepatu bekas miliknya dengan susu anak.
Permintaan itu Ari Prasetyo tawarkan di media sosial miliknya.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Facebook, Ari Prasetyo menuliskan tawaran barter sepatu bekas dengan susu anak beberapa waktu lalu.
Tawaran yang dilayangkan Ari Prasetyo tersebut lantas menjadi viral di media sosial.
Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang atau Berhenti, Epidemiolog Minta Pemerintah Waspada Jebakan Pandemi
"Mohon maaf, saya tidak jualan. Saya hanya mencari barteran. Sekiranya ada yang berminat dengan sepatu kulit merk Draxvil ukuran 41, saya minta dibarter dengan susu Dancow 1+ (satu plus) kemasan 1 Kg,” tulis Ari Prasetyo.
"Mohon maaf jangan tanya harga, saya gak jual. Sekiranya panjenengan ada yang berminat, mohon dibarter (ditukar) dengan susu Dancow 1+kemasan 1 Kg saja," sambungnya.
Tawaran yang diunggah Ari Prasetyo viral di media sosial, sang istri, Anik turut mengurai fakta.
Dilansir dari Kompas.com, Anik membenarkan tentang unggahan Ari Prasetyo soal barter sepatu bekas dengan susu anak.
Diungkap Anik, susu itu untuk kebutuhan anaknya yang berusia 2,3 tahun.
Rencana Ari dan Anik, susu tersebut untuk persediaan selama sebulan ke depan.
Anik menuturkan, keputusan untuk mengajak barter itu karena keluarganya terhimpit masalah ekonomi.
Baca juga: Anak Doyok Meninggal Dunia, Sempat Menolak Dibawa ke RS karena Takut Covid-19 : Ngamuk, Serba Salah
Anik menyebut, sejak empat bulan terakhir ini kebutuhan mendadak sangat banyak.
Terlebih, penghasilan suaminya sebagai cleaning service belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/barter-sepatu-untuk-susu.jpg)