Breaking News:

Ini Perbedaan Penerima Subsidi Gaji 2021 dengan 2020, Simak Cara dan Syarat untuk Mendapatkannya

Pada subsidi gaji tahun ini, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.

Editor: Vivi Febrianti
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi subsidi gaji - Pemerintah akan menyalurkan kembali bantuan subsidi upah bagi pekerja/buruh dengan gaji dibawah Rp 3.5 juta. Berikut kriteria penerimanya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan ada tiga perbedaan skema subsidi gaji di tahun 2021 dengan tahun 2020 lalu.

Perbedaan pertama, yakni terkait calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) ini.

Khususnya pada batasan gaji/upah, wilayah, serta sektor pekerjaan yang terdampak.

Pada subsidi gaji tahun ini, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.

Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum kabupaten (UMK) lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK yang dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Contohnya, UMP Provinsi DKI Jakarta saat ini sebesar Rp 4.416.185, maka batas maksimal gaji penerima subsidi gaji dibulatkan menjadi Rp 4,5 juta.

Baca juga: Cair Pekan Depan, Ini Kriteria Penerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta: untuk Pekerja Bergaji Rp 3,5 Juta

Begitu juga dengan UMK Kerawang yang saat ini sebesar Rp 4.798.312, maka batas maksimal penerima subsidi upah akan dibulatkan menjadi Rp 4,8 juta.

"Adapun pada aspek batasan wilayah, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan BSU, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker 16/2021," ujar Ida dalam keterangan tertulisnya dilansir dari Kompas.com, Rabu (4/8/2021).

BSU pada tahun ini juga akan diutamakan bagi pekerja/buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

Sedangkan tahun lalu, tidak ada batasan wilayah maupun sektor bagi pekerja yang bisa menerima bantuan dari pemerintah ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved