Mantan Pacar Bunuh TKW Asal Indramayu di Taiwan, Ngaku Emosi karena Sering Diomeli

Menurut pengakuannya, Supriyanto khilaf melakukan perbuatan keji itu. Ia mengaku emosi sering diomeli oleh korban.

Editor: Ardhi Sanjaya
Istimewa/Youtube Wahyu Iraningrum
Tangkapan layar pelaku pembunuhan Komariyah, TKWasal Indramayu di Taiwan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Supriyanto, pria asal Bengkulu bunuh mantan kekasihnya di Taiwan bernama Komariyah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu.

Menurut pengakuannya, Supriyanto khilaf melakukan perbuatan keji itu.

Ia mengaku emosi sering diomeli oleh korban.

Supriyanto kini ditangkap oleh Polisi Taiwan.

Supriyanto ditangkap lantaran diduga tega membunuh mantan kekasihnya tersebut dengan menusuknya menggunakan pisau.

Seusai melakukan pembunuhan sadis tersebut, Supriyanto yang juga merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bengkulu langsung kabur melarikan diri masuk ke dalam hutan.

"Dan kini pelaku sudah diamankan polisi," ujar keterangan akun youtube BMI Taiwan seperti yang dikutip Tribun Jabar, Sabtu (7/8/2021).

Masih dalam keterangan akun Youtube BMI Taiwan, kepolisian Taiwan sempat menyusuri hutan untuk mencari pelaku.

Pelaku akhirnya ditangkap setelah ia keluar karena ketakutan berada di dalam hutan seorang diri.

Kepada polisi, pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut. Supriyanto emosi karena sering dimarahi dan diomeli oleh korban.

"Emosi yang tak terkendali akhirnya ia menusuk korban dengan pisau," ujar dia.

Pelaku pembunuhan Komariyah TKW asal Indramayu ini diketahui sudah memiliki keluarga di Indonesia, Supriyanto bahkan sudah memiliki anak. Kini, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut kepada polisi.

Seperti diketahui, Komariyah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu diduga tewas di Taiwan.

Komariyah diduga dibunuh oleh mantan pacarnya di kawasan Nantou Taiwan.

Dikutip dari Tribun Jabar, ditemukan beberapa luka tusuk di bagian tubuhnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved