Dikasih Pinjam Bus Listrik, Wali Kota Bima Arya Latah Ingin Beli, Sekda: Harganya Lebih Mahal

Wacana pengadaan bus listrik di Kota Bogor terus mencuat paska adanya pinjaman bus listrik dari bakri autoparts.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor, Bima Arya nampaknya latah seusai mendapat pinjaman bus listris.

Saat ini, wacana pengadaan bus listrik di Kota Bogor terus mencuat paska adanya pinjaman bus listrik dari bakri autoparts.

Seperti diketahui Kota Bogor mendapat satu unit bus listrik untuk dipinjam pakai selama satu bulan.

Saat itu munculah sebuah wacana terkait pengadaan bus listrik oleh Pemkot Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan bahwa wacana pengadaan bus listrik akan dilakukan pada tahun 2022.

"Arahan dari pak wali, dicoba di 2022 bisa enggak kita mengadakan bus listrik, karena busnya kan lebih mahal dari bus biasa? jadi soal kemampuan anggaran lah," ujarnya.

Namun pengadaan tersebut sampai saat ini masih dalam tahap wacana.

Yang saat ini pasti katas Syarifah adalah mengenai bantuan 75 bus dari BPTJ.

Meski demikian kata Sayarifah soal pengadaan bus listrik juga bagus untuk konsep kota ramah lingkungan.

"Karena kan secara bertahap bus itu juga untuk lingkungan bagus ya, tidak ada emisi, tidak ada pencemaran udara, tapi sekarang kita coba kearah situ sambil kita menata sistem transportasinya sambil uji coba untuk ke bus listrik," katanya.

Terkait urgensi pengadaan bus listrik kata Syarifah tidak ada salahnya membeli bus listrik jika kota memiliki kemampuan anggaran.

"Sebetulnya begini untuk skala kota kalau kita ada kemampuan dari anggaran bus listrik bagus, karena kan bus listrik itu semangatnya mengurangi kebisingan jadi kalau skala kota ya memang transportasinya dinamis padat bising kalau bus lisrik itu mengurangi kebisingan, kedua mengurangi dari emisinya itu mengurangi polusi udara," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved