Breaking News:

Wali Kota Bima Arya Minta Pemerintah Pusat Fokus Penanganan Ekonomi

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melayangkan protes kepada pemerintah pusat terkait penetapan status Kota Bogor yang masih di level 4.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Istimewa/ Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya - Pemerintah Kota Bogor melakukan penyesuaian kebijakan dalam perpanjangan PPKM Level 4 mulai 10 Agustus hingga 16 Agustus 2021. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melayangkan protes kepada pemerintah pusat terkait penetapan status Kota Bogor yang masih di level 4.

Padahal kata Bima secara keseluruhan saat ini kondisi kasus Covid-19 membaik.

Untuk itu harusnya kata Bima pemerintag fokus kepada sektor ekonomi.

"Saya merasakan betul gimana di bawah mulai dari ibu gado-gado, nasi goreng pecel lele, sampai rumah makan, hotel restoran semua susah sekarang gitu, karena ini kan sudah membaik kenapa tidak ada realisasi gitu, harusnya Bogor level 3 menuju level dua gitu ya, saya kan tau ukuran ukuran yang dilapangannya, dan tau bagaiaman beratnya di bawah," kata Bima Rabu (18/8/2021).

Bima menambahkan bahwa sektor ekonomi menjadi penting karena bisa berdampak kwpada faktor sosial.

"Jadi saya meminta agar, kementerian pemerintah juga fokus pada aspek data data ini, jangan sampai penafsiran data yang berbeda tapi berdampak pada ekonomi," ujarnya

Bima pun menyesali Kota Bogor yang masih level 4.

Bahkan relaksasi pun hanya ada pada sektor tempat makan yang awalnya boleh dine in 20 menit ditambah 10 menit menhadi 30 menit.

"Dan mal mal belum bisa buka padahal di mal-mal itu ada berapa pekerja hariannya ada berapa yang hidup direstoran, di toko disitu jadi menurut saya ini sangat penting," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved