Breaking News:

Bantu UMKM di masa Pandemi, BukuWarung Bocorkan Cara Jadi Juragan Bisnis

jumlah pelaku UMKM pun menurun hanya 85 persen yang mampu melanjutkan bisnisnya, sedangkan 8,7 persen harus tutup dan 5,8 persen harus beralih bidang

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
webinar Kelas Juragan Bisnis bertema: Bogor Bangkit, Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesejahteraan melalui Digitalisasi UMKM 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Bantu pengusaha UMKM untuk bisa mengambil peluang di masa pandemi Covid-19 dengan terus mengembangkan potensi UMKM BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia membocorkan cara menjadi Juragan UMKM.

Seperti diketahui sejak pandemi Covid-19 perkembangan di sektor ekonomi mengalami penurunan.

Bahkan dari 27.377 UMKM di Kota Bogor, mengalami penurunan pendapat sekitar  81,2 persen.

Head of Marketing BukuWarung Ika Paramita menjelaskan dari Penelitian MORE bersama Bapeda Kota Bogor tersebut juga menyebut bahwa jumlah pelaku UMKM pun menurun hanya 85 persen yang mampu melanjutkan bisnisnya, sedangkan 8,7 persen harus tutup dan 5,8 persen harus beralih bidang usaha.

Melanjutkan komitmennya menguatkan kapabilitas UMKM Indonesia, BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia, bersama Pemerintah Kota Bogor dan Paguyuban UMKM Kota Bogor menggagas webinar Kelas Juragan Bisnis bertema: “Bogor Bangkit, Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesejahteraan melalui Digitalisasi UMKM

“Percepatan digitalisasi perlu segera direalisasikan guna membantu UMKM di Indonesia untuk bertahan dan tumbuh, sebagai perusahaan teknologi, BukuWarung berupaya menghadirkan solusi berupa ekosistem digital untuk membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam mengelola dan mengembangkan bisnis mereka secara efisien," katanya.

Melalui aplikasi BukuWarung kata Ika yang didesain praktis, mudah dan gratis, UMKM tidak perlu repot dan terbebani untuk mampu go digital, mulai dari pencatatan keuangan, pembuatan etalase online hingga transaksi pembayaran.

Menanggapi inisiatif BukuWarung, Samson Purba Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor Samson Purba menyampaikan, sudah saatnya UMKM untuk bertransformasi go digital.

"Kami mengapresiasi upaya BukuWarung melalui Komunitas Juraga Bisnis untuk berperan serta dalam meningkatkan kapabilitas para pelaku UMKM di Kota Bogor, UMKM di Kota Bogor merupakan potensi besar yang perlu didorong bersama-sama. Terlebih untuk bisa melewati pandemi COVID-19," ujarnya.

Selain penyediaan teknologi yang terus diperbarui, dukungan BukuWarung untuk membawa UMKM go digital juga diperkuat dengan program Komunitas Juragan Bisnis, berupa rangkaian pelatihan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia.

Khusus di Kota Bogor, BukuWarung berencana menjalankan program Komunitas Juragan Bisnis secara berkelanjutan dengan target melibatkan 5.000 UMKM dan menumbuhkan profit bisnis mereka hingga 15 persen.

Webinar Kelas Juragan Bisnis ini menghadirkan narasumber: Samson Purba Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor, Muaz Anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Bogor, R. Medi Sandora Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor, Almer Faiq Rusydi Ketua Kadin Kota Bogor, Kushermayanti mewakili Paguyuban UMKM Kota Bogor, dan Ika Paramita, Head of Marketing BukuWarung, serta melibatkan sekitar 50 perwakilan UMKM se-Kota Bogor. Webinar akan ditindaklanjuti dengan selebrasi virtual Hari UMKM Nasional ke-6 yang akan digelar pada 29 Agustus 2021 mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved