Bocah Ciputat yang Diculik Anak Punk Terlacak di Jepara, Ini Cerita Sang Kakak
Bahkan keempat anak punk lainnya sampai kebingungan mencari dan akhirnya menemui keluarga Raihan termasuk Mayank pada Rabu (18/8/2021).
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah 11 hari hilang lantaran diduga diculik anak punk, nasib Raihan Hafizh (13), bocah asal Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), terlacak di daerah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan Mayank, kakak dari Raihan kepada TribunJakarta.com melalui apliaksi pesan singkat.
Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Raihan hilang dari Jombang karena diajak mengamen oleh lima anak punk ke kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (13/8/2021).
Namun, keesokan harinya, Raihan diduga diculik oleh Wahyu alias Acong, salah satu dari lima anak punk itu.
Raihan tidak lagi di Tigaraksa. Bahkan keempat anak punk lainnya sampai kebingungan mencari dan akhirnya menemui keluarga Raihan termasuk Mayank pada Rabu (18/8/2021).
Hingga saat ini, Selasa (24/8/2021), Raihan belum juga pulang ke rumah.
Informasi terakhir yang didapat Mayank, adiknya teelacak di kawasan Kabupaten Jepara, kampungnya Ucok.
Raihan dibawa Ucok ke Jepara untuk menemui keluarganya.
Namun karena pihak keluarga sudah tidak mau lagi menerima Acong karena masalah tertentu.
Akhirnya mereka berdua terlantar.
"Ternyata selama ini Acong bawa adik saya sampai ke Jepara, Mas, dia pulang kampung. Sampai di sana, Acong enggak diterima keluarganya karena datang dengan keadaan mabok," kata Mayank.
Karena tidak diterima keluarga, Acong dan Raihan akhirnya ditanya-tanya RT setempat.
Raihan yang lebih banyak bicara karena Acong mabuk, sudah mengenalan diri dan mengutarakan keinginannya untuk pulang ke Ciputat.
Terlebih Kondisi kedua anak itu kelaparan, dan akhirnya diberi makan oleh warga sekitar.
"Di sana dia dikasih makan sama tetangga ibunya Acong karena ibunya enggak peduli," ujarny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-penculikan-anak.jpg)