Gara-gara Lupa Cabut Setrikaan, 18 Rumah di Kampung Pulo Ludes Terbakar, 77 Orang Terpaksa Ngungsi

Gatot Sulaeman mengatakan jumlah rumah yang ludes terbakar di Kampung Pulo itu berdasar hasil pendataan hingga pukul 17.05 WIB.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebanyak 18 rumah warga RT 05/RW 03, Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur ludes terbakar, Rabu (25/8/2021).

Kasi Ops Sudin Penanggulangan kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan jumlah tersebut berdasar hasil pendataan hingga pukul 17.05 WIB.

"Objek yang terbakar 18 rumah tinggal dengan luas sekitar 300 meter persegi. Sekarang perambatan api sudah dapat dilokalisir," kata Gatot di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (25/8/2021).

Sebanyak 13 unit mobil pompa berikut 65 personel tim Damkar Jakarta Timur dikerahkan secara bertahap ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari warga pukul 15.49 WIB.

Padatnya permukiman warga Kampung Pulo yang terdiri dari gang membuat api yang awalnya berasal dari satu rumah dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.

Baca juga: Pesan Ibu Korban Kebakaran Tahu Anak Hamili Pacar, Adik Beber Siasat Licik Dokter Kuasai Warisan

"Sekarang sudah masuk proses pendinginan. Dari hasil pemeriksaan sementara kebakaran akibat korsleting di satu rumah warga. Untuk total kerugian diperkirakan Rp 1 Miliar," ujarnya.

Proses pendinginan dilakukan guna memastikan bara api dari material bangunan rumah warga yang terbakar tidak kembali menyala saat tertiup angin.

Gatot memastikan tidak ada korban dalam kebakaran yang menghanguskan 18 rumah warga Kampung Pulo dengan luas bangunan sekitar 300 meter persegi itu.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Alhasil, sebanayk 77 orang dari 18 rumah yang ludes terbakar itu pun harus mengungsi.

"Berdasarkan keterangan warga awalnya melihat api dari satu rumah warga lalu membesar. Untuk jumlah warga yang terdampak 66 Kepala Keluarga (KK) dengan total 77 jiwa," tuturnya.

Baca juga: Jadi yang Paling Dicurigai, Ini Alasan Kuat Bukan Yosef Pembunuh Tuti dan Amalia : Makanya Datang

Gara-gara setrikaan

Sementara itu, warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kebakaran diduga terjadi karena ada warga yang sedang setrika pakaian lupa mencabut setrikaan.

Akhirnya terjadi korsleting listrik dan api merambat ke bangunan rumah lainnya.

"Ada di sana rumahnya, lagi setrika lupa cabut," ujar dia.

Pria yang berprofesi sebagai ojek online itu sempat melihat kepulan api dari arah Kampung Melayu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved