Breaking News:

Temuan Baru dalam Terowongan di Kota Bogor, Petugas yang Bekerja Sampai Sakit

Menurut Bima, penemuan bunker tersebut berada di posisi lubang yang mengarah ke arah Depo Stasiun Bogor dengan ukuran setinggi orang dewasa.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Petugas pemeliharaan kebinamargaan PUPR Kota Bogor saat akan masuk ke dalam saluran air untuk membersihkan terowongan yang diduga bungker jaman belanda di Jalan Nyi Raja Permas dan MA Salmun. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penemuan terowongan zaman Belanda di bawah saluran air di Jalan Nyi Raja Permas dan MA Salmun, Kota Bogor terus ditelurusi.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebut ada seperti sebuah bunker di dalam terowongan peninggalan zaman Belanda.

Menurut Bima, penemuan bunker tersebut berada di posisi lubang yang mengarah ke arah Depo Stasiun Bogor dengan ukuran setinggi orang dewasa.

"Ada semacam bunker ternyata ini terus digali, tapi yang gali ini ternyata sakit. 6 orang yang gali ini sakit sudah minta dicek ke dokter apakah kurang oksigen atau ada hal lain gitu, nah tapi saya minta bekerjasama dengan yang profesional yang biasa menggali terowongan atau goa gitu," ucap Bima.

Saat ini kata Bima, pihaknya akan melibatkan para ahli untuk melakukan penelitian.

"Kita akan fokus dulu kesitu  saya sudah komunikasi  dengan Unpak atau fakultas teknik juga nanti kita akan lihat sama-sama turun kesitu ya," katamya.

Bima menjelaskan akan melibatkan arkeolog, sejarawan, kemudian teknik yang biasa menggali terowongan.

Saat ini, kata Bima, penggalian terhadap terowongan (saluran air) yang diduga dibangun saat kolonial Belanda dihentikan sementara.

"Iya karena yang galinya sakit, dihentikan dulu kita sedang mencari yang expertnya," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved