Perindah Dinding di Jalur Perkotaan, Pemkot Bogor Berencana Gandeng Seniman Mural
Belakangan ini mural, coretan dinding bernada protes atau sindiri bermunculan di Kota Bogor.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Belakangan ini mural, coretan dinding bernada protes atau sindiri bermunculan di Kota Bogor.
Seperti diantaranya coretan dinding yang ada di taman kota tepatnya di Taman Corat Coret
Disana terdapat beberapa coretan dinding bernada protes.
Hal yang sama juga terjadi di Cilendek Barat.
Namun tak hanya coretan dinding bernada protes.
Aksi vandalisme juga sudah lama terjadi di tembok-tembok di pusat kota dan di tiang flyover.
Seperti coretan dinding yang ada di tiang flyover Jalan Sholeh Iskandar.
Menyikapi adanya vandalisme coretan dinding di flyover Jalan Sholeh Iskandar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim akan melakukan pembersihan dengan memperindah pemandangan di pusat kota.
Pembersihan coretan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang mendapat bantuan alat high pressure jet dari CSR untuk membersihkan dinding - dinding kota.
Alat itu kemudian diujicoba oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), Juniarti Estiningsih di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kora Bogor, Jumat (3/9/2021).
Pembersihan ini, kata Dedie, tujuan utamanya adalah untuk memelihara keindahan Kota Bogor.
Selama ini, kata Dedie tak sedikit dari kelompok maupun individu yang memiliki bakat seni namun tak memiliki medianya.
"Medianya itu ternyata di fasilitas publik yang kemudian merusak keindahan. Ya mudah - mudahan nanti kedepan kita mulai menata ulang dan menjaga untuk membersihkan grafiti - grafiti yang sekarang banyak sekali di sekitaran Jalan Sholeh Iskandar," kata Dedie.
Hingga akhir tahun ini, pemebersihan itu akan dilanjut secara bertahap.
Sehingga kata Dedie kedepan tak ada lagi masyarakat yang memiliki bakat dan hobi grafiti kemudian tak corat - coret di sembarang tempat.
"Kota Bogor juga punya yang namanya Taman Corat Coret, nah itu yang sebetulnya boleh kita pakai untuk melampiaskan atau menumpahkan ide - ide atau kreatifitas disitu," sambung Dedie.
Dalam waktu dekat pun, dinas terkait kata Dedie bisa juga membuat suatu kegiatan khusus yang mengakomodir bakat - bakat seni dari para seniman grafiti untuk dibuat tema-tema tertentu. Sehingga ide - ide tersebut menjadi lebih resmi.
"Nanti kalau sudah bersih kita coba cari alternatif diajak mereka yang punya hobi atau bakat grafiti untuk secara resmi ikut memberikan pesan - pesan moral kepada masyarakat. Bisa tema covid, tema pendidikan, tema tentang seni budaya, atau olahraga juga bisa," urai Dedie menambahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/wali-kota-bogor-dedie-a-rachim-melakukan-ujicoba-alat-pembersih.jpg)