Bolehkah Ibu Hamil dengan Autoimun Ikut Vaksinasi Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Di sisi lain, hal ini telah direkomendasikan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)

Editor: Vivi Febrianti
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ibu hamil kini boleh mengikuti vaksin Covid-19.

Di sisi lain, hal ini telah direkomendasikan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Kondisi ibu hamil memang berisiko dan rentan alami Covid-19.

Adanya program vaksin bagi ibu hamil diharapkan dapat meminimalisir penularan.

Kalau pun tertular, gejala yang dirasakan ringan. 

Dengan kata lain, tidak mengalami risiko perburukan lebih pasca Covid-19 yang membahayakan kesehatan ibu dan kondisi calon bayi.

Namun bolehkah ibu hamil yang alami autoimun divaksin?

Menurut dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr William T Wahono, Sp OG, ibu hamil dengan autoimun justru harus dapat perhatian lebih. Jangan langsung divaksin terlebih dahulu. 

"Tentu jangan langsung vaksin. maksudnya, periksakan dulu kondisi autoimun yang diidap. Kan ada banyak jenisnya. Baiknya konsultasi dulu dengan dokter penyakit dalam," ungkapnya pada kanal YouTube Sonora FM, dikutip Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Kebal Vaksin, Varian Baru Virus Corona Mu Bisa Dilawan Hanya dengan Pakai Ini

Dilihat dulu bagaimana kondisi dari ibu, apakah autoimunnya terkontrol atau tidak. Namun kata dr William, pada dasarnya vaksin sebenarnya aman. 

Di sisi lain, kalau pun tidak memiliki komorbid, tetap harus melakukan konsultasi dan periksakan kondisi janinnya. 

"Itu lebih kepada ibaratnya gak berhubung vaksin namun belum diperiksa dulu malah dibilang karena vaksin. Mungkin belum pernah periksa, ada kondisinya basic ada sesuatu," katanya lagi. 

Kalau kondisi ibu dan bayi dalam kandungan baik, maka tidak masalah jika akan dilakukan vaksinasi.

(Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved