Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax Picu Perdebatan Netizen, Begini Kata Pertamina
Harga asli Pertalite sebelum disubsidi yang lebih besar dari harga Pertamax non subsidi menjadi perdebatan netizen.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Harga asli Pertalite sebelum disubsidi yang dibandingkan dengan harga Pertamax non subsidi menjadi perdebatan netizen baru-baru ini.
Sebab harga asli Pertalite ini lebih mahal dibanding Pertamax.
Dalam unggahan di media sosial Instagram, @anoysparrow, terlihat perbandingan kedua BBM ini dari struk pembelian BBM dari SPBU Pertamina.
Di sana tercantum harga asli Pertalite mencapai Rp18.040 per Liter.
Disubsidi oleh pemerintah Rp8.040 sehingga harganya sekarang Rp10.000.
Sementara pertamax yang tak disubsidi sekarang disana tercantung Rp16.250 per Liter, masih lebih murah dibanding harga asli Pertalite.
"Yang katanya Pertalite itu kualitasnya di bawah Pertamax, ternyata harganya lebih mahal, kok bisa sih?," ucap pria di video tersebut.
Penjelasan Pihak Pertamina
Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun memberikan penjelasan mengenai perbedaan antara harga keekonomian dengan harga jual BBM di SPBU.
Ia menjelaskan, Pertalite merupakan jenis BBM subsidi yang harganya ditetapkan oleh pemerintah.
Selisih antara harga keekonomian dan harga jual di SPBU pun ditanggung oleh pemerintah.
"Program subsidi BBM adalah kewenangan dan ditentukan oleh pemerintah. Subsidi diberikan pada Pertalite, dan Pertamina sebagai operator patuh kepada kebijakan pemerintah," ujar Roberth kepada Kompas.com, Minggu (14/6/2026).
Sementara Pertamax merupakan jenis BBM nonsubsidi yang harga jualnya semestinya mengikuti fluktuasi pasar.
Artinya Pertamax tidak mendapatkan subsidi selayaknya BBM jenis Pertalite.
Roberth menjelaskan, penetapan harga Pertamax merupakan keputusan yang mempertimbangkan berbagai aspek, terutama tren pergerakan harga minyak dunia.
| Seskab Teddy Ungkap Penyebab Harga Pertamax Naik, Bandingkan dengan Filipina dan Singapura |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Pedagang Kelapa di Pasar Ciawi Ngeluh Daya Beli Turun Drastis |
|
|---|
| Stok Pertalite di SPBU Semeru Kota Bogor Kosong, Pengendara Ogah Beralih ke Pertamax |
|
|---|
| Harga Pertamax Jadi Rp 16.250, Seskab Teddy: di Indonesia Lebih Murah Dibandingkan Negara Lain |
|
|---|
| Driver Ojol di Bogor Makin Tercekik, Harga Oli Mesin dan Kebutuhan Rumah Ikut Naik Seperti Pertamax |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Kondisi-Antrean-Pertalite-di-SPBU-3416162-ggg.jpg)