Breaking News:

Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual di KPI, Ini Alasan Terduga Pelaku Laporkan Balik MS ke Komnas HAM

RT dan EO merupakan dua dari lima terduga pelaku pelecehan seksual di KPI

Tribunnews
ilustrasi - 5 Pegawai KPI Terseret Pelecehan Seksual, Arie Kriting Sindir Kerja KPI Sensor Adegan TV 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tegar Putuhena, kuasa hukum RT dan EO,  tengah mempertimbangkan untuk melaporkan terduga korban MS ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM).

RT dan EO merupakan dua dari lima terduga pelaku pelecehan seksual berdasar perundungan di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) Pusat.

Rencana pelaporan itu, kata Tegar, berkaitan dengan cara MS yang telah mencantumkan nama atau identitas jelas para terduga pelaku dalam rilis yang dibuatnya dan beredar di media sosial.

"Bukan hanya soal pencemaran nama baik, ada dampak serius dari rilis yang tersebar dengan mencantumkan identitas jelas para terlapor," kata Tegar dalam keterengan tertulis yang diterima, Selasa (7/9/2021).

Hal itu yang membuat pihaknya berencana untuk membuat aduan ke lembaga perlindungan hak asasi manusia tersebut.

"Bukan hanya ke kepolisian, kami mempertimbangkan untuk juga membawa persoalan ini ke Komnas HAM," ucapnya.

Baca juga: Terduga Pelaku Perundungan Pegawai KPI Tak Mau Minta Maaf, Kini Berniat Laporkan Balik Korban

Menurut Tegar, cara MS yang telah menyebarkan rilis terbuka itu berdampak pada tersebarnya data keluarga para terduga pelaku di media sosial.

Bahkan berpotensi terjadi perundungan baru karena keluarga para terduga pelaku mengalami cyber bullying di media sosial oleh warganet.

Bahkan kata dia, berdampak pada anak-anak terduga pelaku yang masih di bawah umur.

“Ada perundungan baru yang terjadi akibat kecerobohan atau mungkin saja kesengajaan dari MSA berikut akun-akun gosip di medsos yang menyebarkan informasi tanpa verifikasi,” ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved