Didesak Mundur, Ketua KPI Ngaku Ingin Jadi Presiden, Komika Kemal Palevi Berseloroh : Bapak Sehat?
tagar #bubarkanKPI pun jadi trending topik di Twitter, sejumlah komika seperti Uus dan Kemal Palevi bersuara sentil Agung Suprio selaku Ketua KPI
Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
"Kasus ini dipantau seluruh Indonesia lho. Semoga ada titik terang," tambah Kemal Palevi.
"Sekalian KPInya juga dong bir keren," balas netizen dengan tanggapn menohok.
Setelah terus diseruduk netizen, laman Instagram Agung Suprio sang Ketua KPI kini digembok.
Baca juga: Curigai Mobil Goyang, Petugas Kaget Lihat Aksi Youtuber Tak Pakai Celana Dalam, Kondom Jadi Bukti
Ketua KPI Disorot soal aksinya di Mata Najwa
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio terus menuai sorotan.
Setelah membolehkan Saipul Jamil yang merupakan bekas narapidana kasus pencabulan bocah tampil di televisi khusus untuk program edukasi, kali ini Agung disorot lantaran 'kabur' saat diundang ke acara talkshow Mata Najwa.
Agung mendadak meninggalkan studio saat pengacara pegawai KPI yang menjadi korban pelecehan seksual sedang berbicara. Hal ini diungkapkan oleh Najwa Shihab yang merupakan host acara Mata Najwa melalui akun Instagram-nya pada Kamis (9/9/2021).
Namun, Najwa Shihab tidak menjelaskan apa yang menjadi penyebab Agung menolak berdialog dengan pengacara dan meninggalkan studio secara tiba-tiba.

"Ketua KPI tadi malam sudah hadir di studio Mata Najwa, bahkan sdh siap naik panggung tapi tiba2 menolak berdialog ketika pengacara MS, korban di KPI sedang berbicara dan langsung keluar meninggalkan studio," tulis Najwa di kolom komentar unggahannya mengenai kasus pelecehan seksual di KPI.
Karena mendadak meninggalkan studio, Agung Suprio pun batal berdialog dengan Najwa dan pihak pengacara korban serta LBH Apik.
Dalam acara tersebut, Najwa Shihab membahas soal korban yang akhirnya dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Perubahan Status Pandemi Menjadi Endemi, Vaksinasi Covid-19 Bakal Dipercepat
Terkait kaburnya Agung Suprio dari acara Mata Najwa pada Rabu (8/9/2021) malam itu menurut akademisi Algooth Putranto karena yang bersangkutan lupa isi P3SPS dan lari dari tanggungjawab.
“Kalau benar beliau kabur, mungkin beliau lupa isi P3SPS tentang Program Siaran Jurnalistik yang di sana tertulis ‘wajib memperhatikan prinsip-prinsip jurnalistik.’ Diundangnya Ketua KPI Pusat itu bagian dari upaya tim redaksi Mata Najwa akurat, adil, berimbang,” ujar Algooth kepada Tribunnews.com, Jumat (10/9/2021).
Kalau kemudian, lanjutnya, Ketua KPI Pusat lalu beralasan tindakannya untuk kabur karena berpotensi melanggar ketentuan ‘Penghormatan Terhadap Hak Privasi’ ada baiknya beliau membaca secara lengkap isi pasal itu yang menjelaskan adanya kalimat: ‘kecuali demi kepentingan publik’.
Algooth menilai kasus MS, pegawai KPI Pusat yang dilecehkan sejumlah oknum sudah menjadi perhatian publik setelah kabar beredar di media sosial dan menjadi bola panas karena pengakuan korban yang tidak konsisten maupun upaya hukum balasan dari oknum maupun keluarga mereka yang terpapar kasus ini dan mengalami penghakiman publik.