Habis Rp 3 Miliar Jadi Anggota DPR RI, Krisdayanti Bongkar Gaji dan Tunjangan : Mohon Maaf Senior

Krisdayanti merupakan anggota DPR Komisi IX yang menaungi bagian kesehatan dan ketenagakerjaan.

Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
Tangkapan layar Youtube Akbar Faisal
Krisdayanti, artis dan juga anggota DPR RI Komisi IX yang menaungi bagian kesehatan dan ketenagakerjaan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Aksi bongkar-bongkaran gaji dan tunjangan anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI diungkap Krisdayanti.

Tak hanya itu, Krisdayanti ( KD ) juga mengungkap modal yang ia keluarkan hingga duduk menjadi wakil rakyat.

Krisdayanti merupakan anggota DPR Komisi IX yang menaungi bagian kesehatan dan ketenagakerjaan.

KD mengatakan, jika terjun ke dunia poltik harus dilakukan secara total dan tidak setengah-setengah.

"Setiap pekerjaan memiliki tantangan, Mungkin dari 560 anggota DPR RI, saya satu-satunya mungkin yang tak punya label akademis. Kalau kita kurang cerdas bisa diperbaiki dengan pengalaman," kata istri Raul Lemos dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Akbar Faizal Uncensored, Rabu (15/9/2021).

TONTON JUGA:

Politisi PDI Perjuangan ini kembali mengurai pengalamannya hingga terjun ke dunia politik.

Menurutnya, ia turun langsung turun ke daerah-daerah selama 7 bulan sebelum terpilih anggota DPR RI.

Ia menambahkan, modal yang dikeluarkannya hingga menjadi anggota DPR RI.

"Habis Rp 3 miliaran, kok murah. ia karena secara logistik juga partai juga bantu," kata wanita yang juga dikenal sebagai Diva Indonesia tersebut.

Krisdayanti juga buka-bukaan soal gaji dan tunjangan yang diterimanya setiap bulan sebagai anggota DPR RI.

Ibunda Aurel Hermansyah ini mengatakan, ia sebulan dua kali gajian.

"Setiap tanggal 1 Rp 16 Juta, tanggal 5 Rp 59 juta kalau tidak salah," kata Krisdayanti.

Krisdayanti saat menjadi narasumber di akun Youtube Akbar Faizal Uncensored.
Krisdayanti saat menjadi narasumber di akun Youtube Akbar Faizal Uncensored. (tangkapan layar Youtube Akbar Faizal Uncensored)

Gaji yang diterima pada tanggal 1 adalah gaji pokok, sementara di tanggal 5 adalah tunjangan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved