Yoris Heran Sidik Jari Yosef Ada di Lokasi, Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terlacak CCTV
Selama diperiksa sebagai saksi, Yoris rupanya juga mendapat bocoran mengenai temuan Polisi di lokasi pembunuhan Tuti dan Amalia
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Keluarga Tuti diduga sudah mengetahui siapa pembunuh ibu dan anak di Subang.
Hanya saja, keluarga Tuti lebih memilih untuk menunggu hasil penyelidikan Polisi dalam mengungkap siapa pembunuh Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Kecurigaan keluarga Tuti bukan tanpa dasar.
Diketahui bersama, kakak Tuti, Yeti dan Lilis juga turut menjadi saksi penyelidikan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Pun dengan kakak Amel, Yoris.
Selain itu keponakan Tuti, Danu, juga turut menjadi saksi yang diperiksa demi mengungkap pembunuh ibu dan anak di Subang.
Selama diperiksa sebagai saksi, Yoris rupanya juga mendapat bocoran mengenai temuan Polisi di lokasi pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Meski begitu, Yoris mengaku tak mau menaruh curiga pada satu sosok terkait pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
"Ada curiga," kata Yeti, kakak pertama Tuti seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Heri Susanto.
Yeti menceritakan, Yoris memang tak mau mencurigai siapapun sebagai sosok pembunuh ibu dan adiknya.
• Kasus Tewasnya Tuti dan Amalia Menyeret Petinggi Yayasan Milik Yosef, Anak Korban Ungkap Kejanggalan
"Ah mana mungkin', ah gak tau ah, tapi sidik jarinya banyak si papah," kata Yeti menirukan ucapan Yoris.
Tak hanya sidik jari, menurut Yeti, di jaket Yosef juga terdapat bercak darah.
"Dari jaket ada darahnya', ah macam-macam, jadi gak mau, harus diterima aja," kata Yeti membocorkan curhatn Yoris.
Yeti pun mengaku menasihati Yoris agar tak dendam pada ayahnya sendiri.

"'Yor kalau bisa juga jangan dendam ke papah yah, biar gimana pun papah sendiri', 'iyah', 'biarpun beda sekarang, itu mah kan papah sama Tuhan'," kata Yeti kembali menirukan ucapan Yoris.
Yoris sendiri menurut Yeti merasa marah karena tersudut dituduh sebagai pembunuh Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
"Marah, dia dipojokkan lagi, jadi gitu , seolah melempar baru sembunyi tangan. katanya mamangnya tuh, padahal," kata Yeti.
Baca juga: Pembunuh Tuti dan Amalia Akhirnya Terlacak, Yoris Bongkar Babak Baru soal Kejanggalan di Yayasan
"Cuma gak terlalu ini, karena kan bapaknya, tapi aku udah mengerti gitu, bingung, kenapa gitu," tambah Yeti.
Diberitakan sebelumnya, Pelaku pembunuhan ibu dan anak itu berhasil terlacak CCTV ada di sekitar lokasi kejadian.
Terduga dua pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang mengendarai pakai sepeda motor dan mobil warna putih.
Hal itu terungkap berkat penyelidikan Polres Subang bersama dengan Polda Jawa Barat dan Mabes Polri.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan hal tersebut berdasarkan penyelidikan sementara oleh penyidik Polri.
Ramadhan menyampaikan kendaraan pertama yang diduga digunakan pelaku adalah Avanza berwarna putih.
Baca juga: Komplotan Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Terekam CCTV Pakai Motor dan Mobil, Helm di TKP Jadi Bukti
"Dari kesesuaian itu, hanya sementara ini ada dugaan bahwa diduga pelaku menggunakan kendaraan, ini hanya diduga atau ada dugaan sebuah kendaraan jenis avanza warna putih. Artinya kalaupun dia pelaku, ada hubungannya dengan kejadian tersebut," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).
Selain mobil Avanza, Ramadhan menyatakan kendaraan yang digunakan pelaku lain adalah sepeda motor berwarna biru.
Kendaraan ini masih tengah ditelisik oleh pihak kepolisian.
"Kemudian dengan satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor roda dua warna biru. Kemudian penyidik melakukan identifikasi terhadap kendaraan-kendaraan, nomor polisi sekian.
Jadi beberapa kendaraan diidentifikasi, tentu akan didalami lagi pemilik-pemilik kendaraan tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan jenis kendaraan roda dua tersebut berjenis NMAX.
Polri juga tengah menginventarisir kendaraan sepeda motor jenis tersebut di Subang.
"Nah itu kalau kita lihat dari data dengan plat yang ada di sana (Jabar), ada 5.572 unit. Dari 5.572 unit itu mengerucut ada 26. Ada 26 kendaraan roda dua NMAX biru. Jadi lebih mengerucut kepada warga yang ada di sekitar situ di Kab Subang," ungkapnya.
Di sisi lain, pihaknya masih mendalami hubungan kendaraan tersebut dengan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
"Karena misalnya kendaraan roda dua sepeda motor warna biru, kan ada ratusan bahkan ribuan.
Tentu nanti akan didalami dengan hubungan antara tersangka dengan korban atau calon tersangka dengan korban," tukasnya.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat pun merunut langkah demi langkah Yosef saat pertama kali sampai di rumah pada pukul 07.15 WIB, Rabu (18/8/2021).
"Ketika Pak Yosef baru pulang, dia melihat rumah acak-acakan, ada bercak darah juga
ini logika sederhana, bukan pak Yosef mengetahui (istri dan anak dibunuh)," kata Rohman Hidayat pada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/9/2021).
Rohman menekankan, Yosef saat itu curiga terjadi sesuatu pada anak dan istrinya karena melihat kondisi rumah yang berantakan, ditambah bercak darah di mana-mana.
"Saat pulang di lokasi sudah acak-acakan, pak Yosef susah mencari istri dan anaknya. terlebih lagi kan di rumah itu juga cuma ada istri dan anaknya saja, hanya berdua.
ini juga disampaikan ke penyidik semalam," kata Rohman Hidayat.
Rohman Hidayat merunut, pukul 07.15 WIB Yosef tiba di rumah Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Baca juga: Berkat CCTV, Terungkap Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Berkelompok, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Ia pulang mengendarai motor tanpa memakai helm sepulang dari rumah istri muda.
"Naik motor tanpa helm, memarkir motor di sebelah kanan mobil Alphard yang saat itu sudah berbalik arah," kata Rohman Hidayat.
Yosef lalu mencoba membuka pintu mobil, namun tak berhasil.
"Dia (Yosef) maju ke pintu depan (rumah), di pintu depan ada kursi, dibukalah jaket, disimpan di situ, dia masuk rumah tidak berjaket," kata Rohman Hidayat.
Saat masuk, kata Rohman Hidayat, Yosef melihat kondisi rumah yang hanya ditinggali oleh istri dan anaknya itu sudah berantakan.
"Dia lihat ke kamar darah sudah dimana-dimana, dia kemudian lihat ke kamar mandi, ruang tengah sampai ke dapur bercak darah, sampai ke ujung,
terakhir itu dia balik lagi ke pintu depan sampai bertemu pak Ujang," kata Rohman Hidayat.
Tak hanya bercak darah, kata Rohman, Yosef juga mengaku melihat genangan darah di bagian belakang rumahnya.
Baca juga: Polisi Amankan Helm yang Sempat Tertinggal di TKP, Akan Dicocokan dengan Teduga Pelaku
"Tidak diinjak, tapi dilompati," kata Rohman Hidayat.
Saat hendak masuk lagi ke dalam rumah, Yosef memanggil Ujang.
"Setelah itu pak Yosef memberitahu pak ujang, pak ujang masuk ke dalam rumah lalu melaporkan ke Pak RT. pak Yosef lapor ke Polisi.
Sepulang dari kantor Polisi, di rumah sudah ramai orang. diberitahu bahwa ada jasad di dalam mobil," kata Rohman Hidayat.
Rohman meyakini Yosef tak terlibat dalam kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
"Saya yakin pak Yosef tidak terlibat. ini didukung bukan hanya dari kesaksian orang-orang yang keseharian dengan pak Yosef, tapi juga saksi lain yakni tukang surabi yang dibeli untuk sarapan," kata Rohman Hidayat.(*)