Breaking News:

Peras Korban Sampai Rp 200 Juta, Tiga Wartawan Gadungan di Bogor Dibekuk Polisi

penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang maraknya kejadian pengancaman atau pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan di wilaya

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Polsek Cileungsi
Tiga orang diduga wartawan gadungan di Cileungsi, Kabupaten Bogor dibekuk polisi karena melakukan pemerasan terhadap warga. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Tiga orang diduga wartawan gadungan di Cileungsi, Kabupaten Bogor dibekuk polisi karena melakukan pemerasan terhadap warga.

Mereka adalah JN asal Bekasi, SM asal Medan dan ES asal Bekasi.

Ketiga wartawan gadungan ini melakukan pemerasan kepada korbannya hingga sampai ratusan juta Rupiah.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang maraknya kejadian pengancaman atau pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum wartawan di wilayah Cileungsi.

Setelah Unit Reskrim Polsek Cileungsi melalukan penyelidikan, tiga orang wartawan gadungan ditangkap di Jalan Raya Cileungsi - Jonggol, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi pada 23 September 2021.

"Awalnya para pelaku melakukan perlawanan. Namun setelah ditemukan bukti-bukti, pelaku tidak bisa mengelak," kata Kompol Andri Alam Wijaya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/9/2021).

Setelah pengembangan kepada korban-korbannya yang sudah pernah diperas oleh para pelaku, ternyata korbannya mencapai puluhan korban.

Para pelaku, kata Kapolsek, sudah melakukan pemerasan di berbagai tempat seperti Karawang, Bekasi, Cileungsi, Gunungputri, Depok, Jaktim, Citereup, Cibinong, Sukaraja, Bogor Kota, Cisarua, Ciawi dan Megamendung.

"Modusnya, pelaku mengikuti korban mencari-cari kesalahan, memfoto dan video korban lalu mengancam serta memeras korban," katanya.

Nominal dalam pemerasannya pun mencapai angka Rp 200 juta.

"Korban atau TKP kurang lebih ada 37. Nominal kerugian korban beragam, mulai dari Rp 200 juta, Rp 250 juta, Rp 150 juta, Rp 60 juta, Rp 50 juta, Rp 30 juta, Rp 5 juta, Rp 3 juta dan seterusnya," terang Andri Alam.

Dalam kasus ini sejumlah barang bukti disita polisi, berupa 2 unit sepeda motor, 3 buah handphone, 3 buah KTP, 1 buah kartu ATM dan 7 kartu Indentitas wartawan.

"Para pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Cileungsi guna dilakukan pengembangan dan proses sidik tuntas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved