Hasil Pembongkaran Makam Tuti dan Amel Diungkap Polisi, Yosef Mendadak Batalkan Janji dengan Yoris

Di tengah penantian keluarga menunggu hasil penyelidikan polisi, sikap Yosef terhadap anak satu-satunya, Yoris kini jadi sorotan.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
kolase TribunJabar/Youtube
Hasil Pembongkaran Makam Tuti dan Amel Diungkap Polisi, Yosef Mendadak Batalkan Janji dengan Yoris 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) pun kabarnya bakal segera terkuak.

Titik terang tampaknya sudah didapat polisi guna mengungkap kasus kematian ibu dan anak di Subang.

Hal tersebut berdasar pada petunjuk baru yang didapat penyidik Polres Subang dan tim Bareskrim Mabes Polri usai melakukan pembongkaran makam Tuti dan Amalia.

Pembongkaran makam tersebut bertujuan agar polisi yang dibantu dokter forensik dr Hastry bisa melakukan autopsi ulang terhadap jasad Tuti dan Amalia.

Hasil autopsi yang dilakukan pada Sabtu (2/10/2021) itu pun telah didapat dan telah diserahkan ke penyidik.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan, dalam autopsi kedua ini, penyidik mencari kesesuaian antara bukti yang sudah ada dengan penyebab kematian korban.

"Hasil otopsi itu langsung dikirimkan kepada penyidik, jadi kita tidak sembarangan, dari hasil autopsi itu nanti dilaporkan ke penyidik untuk dievaluasi kembali," ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung Selasa (5/10/2021).

Dari hasil autopsi ini, diharapkan ada petunjuk baru yang nantinya akan mengarah pada pelaku.

Baca juga: Menguak Misteri Kasus Pembunuhan Subang, Ini Deretan Bukti dan Petunjuk yang Sudah Dikantongi Polisi

"Jadi sekarang kita fokus mencari petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya, setelah itu baru kita simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya, jadi kita tidak berandai-andai," kata Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Sementara terkait hasil autopsi kedua, Kombes Pol Erdi A Chaniago belum dapat menyampaikan kepada publik karena masih menjadi konsumsi internal penyidik.

Kombes Pol Erdi A Chaniago menyebut bahwa penyidik masih membutuhkan waktu untuk melakukan analisa lebih lanjut untuk menentukan siapa pembunuh Tuti dan Amalia.

"Untuk sementara, hasilnya belum bisa kita sampaikan, karena ini masih dalam konsumsi penyidik, mereka membutuhkan evaluasi, analisa, dan fokus dulu terhadap hasil temuannya," ucap Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago di sela-sela kegiatannya saat berkunjung ke Mapolres Bogor, Selasa (21/9/2021).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago di sela-sela kegiatannya saat berkunjung ke Mapolres Bogor, Selasa (21/9/2021). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Yosef Batalkan Janji

Di tengah penantian keluarga menunggu hasil penyelidikan polisi, sikap Yosef terhadap anak satu-satunya, Yoris kini jadi sorotan.

Pasalnya, Yosef secara mendadak membatalkan janji untuk bertemu Yoris.

Baca juga: Yayasan Yosef Jadi Polemik dalam Pembunuhan Ibu Anak di Subang, Yoris Rela Lepas Jabatan: Mau Dagang

Pertemuan itu semula dirancang oleh Kepala Desa Jalan Jagak, Indra Zaenal terhadap Yosef dan Yoris.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan Tuti dan Amalia sempat membuat hubungan Yosef dan Yoris menjadi renggang.

Yosef adalah suami sekaligus ayah korban, Tuti dan Amalia.

Sementara Yoris adalah anak tertua Yosef dan almarhumah Tuti.

Yosef dan Yoris soal pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang
Yosef dan Yoris soal pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang (Youtube)

Ingin mendamaikan Yosef dan Yoris kembali, Indra Zaenal pun menginisiasi pertemuan ayah dan anak kandung itu.

Diakui Indra Zaenal pula, Yosef juga lah yang ingin bertemu Yoris dan berdamai.

"Tadi pagi Saya hubungi bahwa hari ini kami akan ke rumah Mulyana adiknya Pak Yosef. Tapi akhirnya kita cancel ketemu di sana dan ketemu di desa," pungkas Indra Zaenal dilansir dari Kompas TV, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan Kantor Desa Bojong Koneng Bogor

Namun janji Yosef untuk bertemu Yoris itu tak terlaksana.

Ditunggu hingga empat jam, Yosef tak kunjung datang ke kantor desa. Padahal di sana, Yoris sudah menunggu Yosef.

"Yosef janjinya jam 1. Kita tunggu sampai jam 5 kurang, tapi beliau tidak datang. Saya telepon Mulyana tapi tidak diangkat. Saya tidak tahu ada halangan apa," ujar Indra Zaenal.

Wajah murung Yoris saat Yosef, sang ayah membatalkan janji untuk bertemu secara tiba-tiba
Wajah murung Yoris saat Yosef, sang ayah membatalkan janji untuk bertemu secara tiba-tiba (Youtube channel Kompas tv)

Melihat sikap Yosef yang tiba-tiba membatalkan janji, Yoris pasrah.

Enggan berasumsi, Yoris mengaku hanya ingin berdamai dengan sang ayah.

"Saya sebagai anak ingin menjalin lagi kebersamaan dengan papa Saya untuk berbaikan lagi. Mungkin selama ini sudah terputus lah ya," kata Yoris.

Baca juga: Pembunuh Tuti Masih Diburu Polisi, Nasib Istri Muda Yosef Kini Nelangsa : Hidup Saya Sekarang Sempit

Diakui Yoris, ia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghubungi Yosef.

Namun usaha Yoris itu sia-sia.

"Dari tadi Saya sudah menunggu dari jam 1, sekarang udah setengah 5. Ya udah, enggak ada konfirmasi lagi dari pihak Papanya. Tadi udah telepon,"

"Semoga bisa terjalin lagi hubungan yang baik. Segera ketemu. Jangan sampai ada asumsi gimana-gimana dari publik yang enggak jelas," ungkap Yoris.

Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan Subang

Terduga dua pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang mengendarai pakai sepeda motor dan mobil warna putih.

Hal itu terungkap berkat penyelidikan Polres Subang bersama dengan Polda Jawa Barat dan Mabes Polri.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan hal tersebut berdasarkan penyelidikan sementara oleh penyidik Polri.

Baca juga: Turun Tangan Autopsi Jasad Tuti, dr Hastry Cocokkan Bukti Ini di TKP Pembunuhan: Kebenaran Terungkap

Ramadhan menyampaikan kendaraan pertama yang diduga digunakan pelaku adalah Avanza berwarna putih.

"Dari kesesuaian itu, hanya sementara ini ada dugaan bahwa diduga pelaku menggunakan kendaraan, ini hanya diduga atau ada dugaan sebuah kendaraan jenis avanza warna putih. Artinya kalaupun dia pelaku, ada hubungannya dengan kejadian tersebut," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Update kasus tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat - Yosef (bertopi merah) (55) bersama tim kuasa hukumnya saat hendak memasuki Satreskrim Polres Subang, Senin (6/9/2021).
Update kasus tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat - Yosef (bertopi merah) (55) bersama tim kuasa hukumnya saat hendak memasuki Satreskrim Polres Subang, Senin (6/9/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Selain mobil Avanza, Ramadhan menyatakan kendaraan yang digunakan pelaku lain adalah sepeda motor berwarna biru.

Kendaraan ini masih tengah ditelisik oleh pihak kepolisian.

"Kemudian dengan satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor roda dua warna biru. Kemudian penyidik melakukan identifikasi terhadap kendaraan-kendaraan, nomor polisi sekian.

Jadi beberapa kendaraan diidentifikasi, tentu akan didalami lagi pemilik-pemilik kendaraan tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan jenis kendaraan roda dua tersebut berjenis NMAX.

Baca juga: Pembunuh Tuti dan Amalia Segera Terungkap, Yosef Nangis Ucap Permintaan ke Kades : Tak Bisa Hidup

Polri juga tengah menginventarisir kendaraan sepeda motor jenis tersebut di Subang.

"Nah itu kalau kita lihat dari data dengan plat yang ada di sana (Jabar), ada 5.572 unit. Dari 5.572 unit itu mengerucut ada 26. Ada 26 kendaraan roda dua NMAX biru. Jadi lebih mengerucut kepada warga yang ada di sekitar situ di Kab Subang," ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya masih mendalami hubungan kendaraan tersebut dengan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Karena misalnya kendaraan roda dua sepeda motor warna biru, kan ada ratusan bahkan ribuan.

Tentu nanti akan didalami dengan hubungan antara tersangka dengan korban atau calon tersangka dengan korban," tukasnya.(*)

(TribunnewsBogor, Tribun Jabar).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved