Jubir Demokrat Ngaku Kepeleset Lidah Sebut Megawati Gulingkan Gus Dur, PDIP : Harusnya ke Amien Rais

PDIP naik pitam Ketua Umumnya, Megawati, disebut menggulingkan Gus Dur. Ia pun balik menyerang keburukan Partai Demokrat.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
Kolase/Ist
Jubir sekaligus Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra minta maaf soal Megawati gulingkan Gus Dur. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pihak Demokrat mengaku kepelset lidah saat menyebut Megawati meng gulingkan Gus Dur.

Untuk itu, pihaknya pun menyampaikan permintaan maaf soal pernyataannya tersebut.

Sebelumnya, pihak PDI Perjuangan ( PDIP) mengaku tersinggung dan menutut permintaan maaf.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Selatan Wanto Sugito.

Bahkan ia belik menuding Partai Demokrat telah melakukan manipulasi pada kemenangan di Pilpres 2009.

Wanto pun mengaku siap debat terkait dengan kecurangan Pemilu yang dilakukan Demokrat.

Hal itu disampaikan Wanto karena tersinggung dengan pernyataan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam konferensi pers, Minggu (3/10/2021).

Dalam konferensi pers itu, Herzaky diketahui sempat menyebut Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri meng gulingkan Presiden keempat RI kala itu yakni Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pernyataan itu muncul ketika Herzaky menegaskan founding father Partai Demokrat memanglah Susilo Bambang Yudhoyono dan Ventje Rumangkang.

"Partai Demokrat ini berdiri dimulai ketika Pak SBY waktu itu di MPR ketika ada pemilihan wakil presiden dari Ibu Megawati yang baru saja menggulingkan Bapak Gus Dur," ujar Herzaky.

Soal Hoaks Megawati Sakit, Hasto: Semoga Mereka yang Memfitnah Itu Bertobat

Baca juga: Bantah Megawati Dirawat di RS Karena Stroke, Ini Daftar Kabar Hoaks yang Menimpa Ketum PDIP

Pernyataan itu sontak saja menimbulkan komentar dari pihak PDIP.

"Sebagai kader Banteng saya sangat tersinggung dengan pernyataan saudara Herzaky, Jubir Demokrat. Selain ngawur, Herzaky tidak paham sistem politik saat itu dimana MPR RI kedudukannya sebagai lembaga tertinggi. MPR itu terdiri dari DPR RI dan DPD RI. Jadi kalau mau main tuduh, harusnya ke Amien Rais, bukan ke Ibu Megawati," ujar Wanto Sugito, dilansir dari Tribunnews.com Rabu (6/10/2021).

Wanto menyebut kalau pernyataan Herzaky tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.

Daripada mengurusi partai lain, Partai Demokrat diminta menjelaskan kemenangan di 2009 yang disebut manipulatif oleh Wanto.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved