Info Kesehatan

Penyakit yang Bisa Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19, Mampu Sebabkan Badai Sitokin

Tidak hanya itu, diketahui juga bahwa Covid-19 yang parah mampu menyebabkan badai sitokin dalam tubuh.

Editor: Tsaniyah Faidah
Pixabay.com
Penyakit yang bisa memperparah kondisi pasien Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Diabetes sering dikaitkan dengan Covid-19 selama masa pandemi ini. Penyakit diabetes seringkali disebut bisa memperburuk kondisi pasien Covid-19.

Jika diabetes memperburuk Covid-19, maka apa penyebabnya?

"Diabetes dan Covid-19 merupakan dua perpaduan yang sangat tidak bagus," kata Dr. dr. Wismandari, Sp.PD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, & Diabetes.

Hal tersebut dia sampaikan pada webinar bertajuk Waspadai Pengaruh Diabetes Terhadap Covid-19, yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Pondok Indah, Pondok Indah, Kamis (7/10/2021).

Penyebabnya adalah virus SARS-CoV-2, pemicu penyakit Covid-19, yang mampu merusak sel beta yang terletak di dalam pankreas.

Organ pankreas ini berfungsi untuk menghasilkan insulin.

Jika insulin berkurang, maka gula darah akan meningkat selama seseorang menderita Covid-19. Kondisi ini akan berbahaya jika pasien Covid-19 memiliki riwayat diabetes.

Tidak hanya itu, diketahui juga bahwa Covid-19 yang parah mampu menyebabkan badai sitokin dalam tubuh.

Dilansir dari Kompas.com, badai sitokin adalah sekelompok gejala medis di mana sistem kekebalan tubuh mengalami terlalu banyak peradangan.

Baca juga: Ini Sebab Ada Orang yang Terinfeksi Covid-19 Tanpa Gejala, Ilmuan Beberkan Alasannya

Saat badai sitokin pada pasien Covid-19 terjadi, sel tubuh akan mengirim sinyal bahaya akibat adanya virus yang masuk sehingga sel tersebut membunuh dirinya sendiri.

Kondisi yang parah dapat terjadi jika badai sitokin terjadi pada pasien Covid-19 dengan sakit parah dan memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes.

Ketika pasien Covid-19 mengalami badai sitokin, insulin akan tidak bekerja dengan baik atau terjadinya resistensi insulin yang menyebabkan gula darah meningkat.

Ini adalah kondisi bolak-balik karena resistensi insulin sebabkan gula darah tinggi, sementara gula darah tinggi juga bisa sebabkan resistensi insulin meningkat.

“Itu seperti proses terjadinya ayam dan telur, mana yang duluan,” tambah dr. Wismandari.

Baca juga: Studi Terbaru Tentang Vaksin Covid-19 Pfizer, Bisa Mencegah Parahnya Gejala Selama 6 Bulan

Lebih lanjut lagi, ketika gula darah meningkat, peradangan pada tubuh akan terjadi dan memperburuk infeksi SARS-CoV-2 yang dialami pasien.

Pada akhirnya, saat gula darah tinggi, kerusakan pembuluh darah yang memicu penyumbatan di pembuluh darah atau trombosis kemungkinan terjadi.

Itu lah mengapa tidak jarang pasien Covid-19 mengalami serangan jantung atau stroke yang berakibat fatal, seperti kerusakan organ tubuh pada pasien Covid-19 dengan diabetes.

"Makanya hasil lab-nya lebih berantakan dibanding orang yang tidak diabetes," tegas dr. Wismandari.

Baca juga: Ini Pil Antivirus yang Diklaim Ampuh Obati Covid-19, Bisakah Mengakhiri Pandemi?

Adapun beberapa kaitan berbahaya lain antara penyakit diabetes dan Covid-19, di antaranya, yakni.

  • Tingkatkan risiko kematian sebesar 86 persen,
  • Sebanyak 53 persen tingkatkan ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) atau komplikasi yang buruk pada paru,
  • Peningkatan cedera ginjal akut sebanyak 88 persen dan,
  • Sebanyak 76 persen meningkatkan risiko serangan jantung.

Artikel ini tayang di kompas.com dengan judul Diabetes Memperburuk Kondisi Pasien Covid-19, Apa Penyebabnya?.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved