Breaking News:

Wabup Iwan Tegaskan Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Belum Dibuka Seluruhnya

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, meski Covid-19 sudah melandai, tempat wisata di Kabupaten Bogor belum dibuka seluruhnya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat ditemui TribunnewsBogor.com di sela-sela kegiatannya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, meski Covid-19 sudah melandai, tempat wisata di Kabupaten Bogor belum dibuka seluruhnya.

Hanya ada segelintir tempat wisata yang telah dibuka di Kabupaten Bogor dan itu pun hanya yang bersifat konservasi seperti salah satunya adalah Taman Safari Indonesia (TSI) Puncak Bogor.

"Belum buka semua. Yang sudah buka itu secara formal awal itu adalah Taman Safari," kata Iwan Setiawan kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Untuk hotel-hotel pun memang sudah buka khususnya yang wajib bersertifikat CHSE serta berlaku aplikasi Peduli Lindungi dan protokol kesehatan ketat lainnya.

Namun, banyaknya wisatawan yang membludak memadati kawasan wisata di Kabupaten Bogor saat PPKM Level 3 seperti kawasan Puncak, wisatawan kebanyak tidak ke tempat wisata.

"Tapi kebanyakan wisatawan motor itu datangnya ke Puncak, khususnya Gunung Mas dan Ciliwung. Hanya datang ke situ, istirahat, balik lagi. Jadi kadanga jarang ada yang nginep juga, jadi wisatanya di jalan," katanya.

Di massa pandemi ini, banyaknya wisatawan sempat menimbulkan kemacetan di Puncak sehingga dikhawatirkan menimbulkan penularan-penularan Covid-19.

Maka saat ini, kawasan Puncak Bogor tengah berupaya diberlakukan uji coba ganjil genap demi memangkas arus wisatawan yang ke Puncak.

Ganjil genap ini, kata Iwan, masih dikaji untuk dibuatkan regulasinya oleh pihak Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang bahkan melibatkan suara warga Puncak sendiri.

"Mungkin satu lagi yang dijadwalkan (pertemuan) dari Kementrian dengan warga Puncak dan juga Paripurna dengan Pemda sebelum dituangkan dalam kebijakan Kemenhub," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved