Ikan Hias

Tips Merawat Ikan Hias Air Tawar yang Perlu Diketahui Pemula, Anti Repot

Memelihara ikan hias sebenarnya tidak sulit, bahkan dapat dikatakan cukup mudah. Namun diperlukan ketelitian dan keuletan.

Tayang:
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tips merawat ikan hias bagi pemula 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Memelihara ikan hias menjadi hal yang menyenangkan karena bisa mengusir kebosanan.

Kabarnya, memelihara ikan hias juga mampu mengobati rasa stres setelah menjalani kehidupan dengan aktivitas yang padat dan penuh tekanan.

Pasalnya, memelihara ikan hias diyakini dapat membantu orang-orang tersebut untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.

Dengan begitu, tingkat stres pun menurun ikut dan berdampak pada tekanan darah yang tetap terkendali.

Tak hanya menambah dekorasi tempat tinggal, menurut penelitian yang dilakukan Omkar Pokharkar melalui jurnal yang diterbitkan oleh ukessays.com menyebutkan jika manfaat memelihara ikan hias ini dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Lantas bagaimana perawatan ikan hias? Apakah merepotkan dan memerlukan banyak biaya?

Baca juga: 12 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dirawat, Cocok untuk Pemula yang Baru Punya Akurium

Memelihara ikan hias sebenarnya tidak sulit, bahkan dapat dikatakan cukup mudah.

Biaya yang dikeluarkan pun cukup murah, serta mudah dalam mencari jenis ikan yang ingin dipelihara.

Untuk menempatkan akuarium ikan hias juga tidak perlu lokasi yang terlalu besar.

Meski mudah, namun merawat ikan hias juga tidak boleh sembarangan.

Dalam memelihara ikan hias memang diperlukan ketelitian dan keuletan.

Seperti penempatan air atau seberapa banyak yang diberikan.

Salah-salah, ikan yang dipelihara malah jadi stres dan cepat mati.

Baca juga: Ikan Hias Air Tawar yang Cocok untuk di Akuarium, Bikin Tambah Cantik dan Berwarna

Agar ikan hias yang dipelihara tampak lebih cantik dan berkembang, ada beberapa yang harus diperhatikan.

Berikut ini tips merawat ikan hias yang harus diperhatikan pemula dilansir dari berbagai sumber:

1. Rutin membersihkan akuarium

Air dan akuarium yang kotor berdampak buruk bagi ikan karena dapat dengan mudah terserang penyakit.

Akuarium yang kotor juga tidak sedap dipandang, sehingga mengurangi keindahannya.

Gantilah air dalam akuarium selama 1 bulan sekali.

Namun yang harus diperhatikan jangan langsung mengganti air secara langsung, hal ini akan membuat ikan kaget karena harus beradaptasi dengan air baru lagi.

Baca juga: Mengintip Sentra Ikan Hias di Bogor Aquatic Center, Harga Ikan Louhan Dari Rp 500 Ribu Hingga Jutaan

Membersihkan akuarium sebetulnya bukanlah proses yang rumit dan cukup mudah dilakukan.

Caranya, pindahkan ikan ke ember.

Kuras ¾ air akuarium, agar bakteri baik tidak seluruhnya hilang.

Setelah mengelap kaca akuarium, isi ulang dengan air baru.

Masukkan kembali ikan ke dalam akuarium dengan hati-hati

Baca juga: Sentra Ikan Hias Hadir di Pasar Kebon Kembang, Ada 53 Kios Jadi yang Terbesar di Kota Bogor

2. Menjaga kadar pH air

pH adalah indikator keasaman atau alkalunitas air di dalam akuarium.

Untuk dapat mengetahui kadar pH dalam air, disarankan untuk membeli alat uji pH untuk memeriksa tingkat pH.

Ikan hias air tawar biasanya berkembang biak ketika tingkat pH antara 6,8 dan 7,5 tergantung spesiesnya

Karena pada kisaran inilah ikan akan terasa seperti habitat alaminya.

Kadar pH air ini harus dijaga karena perubahan pH dapat menyebabkan ikan stress atau rentan terhadap penyakit.

Baca juga: Selain Cupang, Ini 5 Jenis Ikan Hias yang Sedang Hits, Harga Jualnya Bisa Capai Puluhan Juta

3. Suhu

Jangan letakkan akuarium di dekat jendela yang banyak terkena sinar matahari.

Hal itu akan dapat mengubah suhu air dengan cepat.

Suhu ideal bagi ikan pada umumnya antara 24 dan 25 derajat celcius.

4. Makanan

Cara merawat ikan di akuarium selanjutnya adalah dengan memperhatikan makanannya.

Ikan tidak memiliki perut, jadi mereka tidak pernah tahu kapan harus berhenti makan.

Baca juga: Jelajah Kampung Kukupu, Ada Puluhan Petani Budidaya Ikan Hias Di Pusat Kota Bogor

Saat memberi makan ikan, beri makan hanya sebanyak yang dia makan dalam 2-3 menit sekali atau hanya dua kali sehari.

Beberapa jenis ikan, seperti ikan mas, hanya boleh diberi makan sebanyak yang mereka bisa makan dalam 1 menit

Oleh karena itu, jangan memberi ikan makan berlebihan.

Memberi makan yang berlebihan, dapat menyebabkan air cepat kotor dan berdampak pada penurunan kualitas air.

Baca juga: Ini Cara Memilih dan Merawat Ikan Hias Agar Tak Cepat Mati

5. Proses aklimatisasi

Tahap selanjutnya adalah proses aklimatisasi, yakni kegiatan adaptasi ikan terhadap lingkungan baru.

Ikan yang baru didatangkan dari tempat lain sebaiknya diaklimatisasi terlebih dahulu kurang lebih 30 menit dengan cara meletakkan kantong plastik yang berisi ikan ke dalam akuarium yang telah disiapkan.

Setelah didiamkan selama 30 menit, selanjutnya kantong plastik dibuka dan air dalam akuarium dimasukkan secara perlahan ke dalam kantong plastik.

Setelah itu baru ikan dapat ditebar ke dalam akuarium.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved