Breaking News:

IPB University

Keren ! Mahasiswa IPB University dan Ibu-ibu PKK Ciptakan Bantal Ecobrick dari Sampah Plastik

Mahasiswa yang tergabung dalam Resource and Environmental Economics Student Association (REESA) ini mengolah sampah plastik menjadi bantal ecobrick.

Fisika.ipb.ac.id.jpg
Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sampah plastik menjadi salah satu isu utama dalam masalah lingkungan.

Hal ini juga terjadi di Kampung Kebon Kopi, Cibanteng, Kabupaten Bogor.

Untuk mengurangi sampah plastik yang berserakan di lingkungan, mahasiswa IPB University bersama dengan ibu-ibu PKK Kampung Kebon Kopi, melakukan pengolahan sampah plastik, pekan lalu.

Mahasiswa yang tergabung dalam Resource and Environmental Economics Student Association (REESA) ini mengolah sampah plastik menjadi bantal ecobrick.

“Ecobrick merupakan cara lain dalam memanfaatkan sampah plastik. Membuat ecobrick pun terbilang mudah dan simple sehingga bisa dilakukan siapa saja,” ujar Dr Meti Ekayani, Dosen IPB University yang mendampingi mahasiswa.

Menurutnya, dengan membuat bantal sampah ini, banyak manfaat yang bisa diambil.

Seperti terwujudnya lingkungan yang bersih dan bantalnya memiliki nilai jual.

“Melalui pelatihan pembuatan bantal ecobrick ini, diharapkan lingkungan yang bersih tanpa sampah plastik dapat terwujud. Selain itu, manfaat lainnya juga dapat mengurangi pemanasan global,” imbuhnya.

Selain membuat ecobrick, mahasiswa juga melatih ibu-ibu menjahit sarung bantal.

“Saya sendiri sudah sering memilah sampah organik dan anorganik, namun belum pernah untuk dijadikan bantal seperti ini. Bantalnya juga nyaman dipakai. Bantal ini akan saya pakai sendiri di rumah,” ujar Atma Rohayani, Ketua PKK Kampung Kebon Kopi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved