Tangani Pasien Melahirkan, Dokter Syok saat Tahu Korban Dirudapaksa, Usianya 12 Tahun : Menyedihkan!

Sang dokter mengatakan bahwa dirinya sering menangani kasus korban pemerkosaan atau hubungan seksual anak di bawah 18 tahun yang hendak melahirkan

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Kompas.com/Thinkstockphotos
Ilustrasi - Tangani pasien melahirkan, dokter syok saat tahu korban dirudapaksa, usianya baru 12 Tahun 

Ia pernah menjumpai korban termuda.

dr Najdah sedih dengan kasus perkosaan dan seks anak di bawah umur
dr Najdah sedih dengan kasus perkosaan dan seks anak di bawah umur (mstar)

Yakni anak enam tahun yang diperkosa saudara laki-lakinya yang berusia 13 tahun.

"Untuk kasus-kasus yang saling suka, kami hanya bisa memberikan nasihat agar mereka tidak mengulangi dan mengambil pelajaran.

Namun untuk kasus-kasus korban perkosaan, rasanya sangat mengundang simpati.

Mereka mungkin mengalami kesulitan dan trauma untuk melupakan kejadian tersebut."

Sang dokter menambahkan, "Bagi saya, semua kasus di bawah umur masih menjadi korban situasi.

Kebanyakan mereka naif dan tidak tahu bahwa itu salah dan dapat menyebabkan mereka hamil."

Menurut kacamata dr Najdah, anak di bawah umur yang melakukan aktivitas seksual baik secara sukarela maupun terpaksa, dipandang sebagai korban.

Ia menekankan pentingnya pendidikan seksual sejak dini.

Hal ini dimaksudkan agar anak lebih peka dan hati-hati.

"Anak-anak perlu mengetahui bagian tubuh mana yang boleh disentuh, mana yang tak boleh.

Juga bagian tubuh mana yang tak boleh dilihat orang lain.

Mereka juga perlu diberitahu apa akibat dari perbuatannya.

Orang tua juga perlu memantau penggunaan ponsel dan gerak-gerik anaknya."

Ilustrasi perempuan hamil
Ilustrasi perempuan hamil (pexels.com)

Dampak kehamilan di bawah umur

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved