Ngaku Dirampok agar Motornya Tak Diambil Leasing, Nasib Wanita Ini Berakhir Diamankan Polisi

Ibu tersebut yakni Lindawati (26), warga Jalan Sungai Rotan RT 01 RW 04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI - 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang wanita di Kota Prabumulih nekat membuat laporan palsu untuk hindari motor ditarik leasing.

Wanita tersebut kelabui pihak leasing agar tidak menagih pembayaran kredit dan menarik motor.

Ia lantas nekat membuat laporan palsu telah dirampok dua orang tidak dikenal yang membawa kabur sepeda motor miliknya.

Ibu tersebut yakni Li (26), warga Jalan Sungai Rotan RT 01 RW 04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Li diringkus petugas di kediamannya pada Selasa (19/10/2021).

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH mengungkapkan tersangka membuat laporan palsu ke SPKT Polsek Prabumulih Barat pada Senin (18/10/2021) sekitar pukul 16.45.

Dalam laporannya, Li mengaku telah dirampok oleh dua orang tak dikenal dengan cara menghadang motor ketika melintas di kawasan Jalan Simpang Penimur Kelurahan Patih Galung kota Prabumulih.

Dalam perampokan itu kata Li ke polisi, dirinya kehilangan sepeda motor honda ADV warna merah BG 6503 CF karena takut kepada dua rampok.

"Mendapat laporan itu tim kita langsung melakukan penyelidikan dan namun tim kita menemukan adanya kejanggalan," ujar Kanit Reskrim.

Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH lalu mendapat informasi tentang keberadaan barang bukti sepeda motor yang dilaporkan hilang tersebut yaitu di kawasan Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

"Petugas kami menuju lokasi dan berhasil mengamankan barang bukti motor, setelah itu petugas kami kembali mengintrogasi Lindawati. Setelah didesak tersangka mengaku kalau membuat laporan palsu," ungkapnya.

Li nekat membuat laporan palsu sebagai modus untuk mengelabuhi pihak Leasing karena tidak sanggup lagi untuk membayar angsuran kredit sepeda motor tersebut.

"Tersangka kami amankan berikut barang bukti 1 lembar Laporan Polisi, BAP (berita acara pemeriksaan polisi atas nama Lindawati dan 1 Unit sepeda motor Honda ADV Warna merah J BG 6503 CF berikut STNK," bebernya.

Akibat perbuatannya itu, Li terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolsek Prabumulih Barat.

"Pelaku akan dijerat Pasal 242 KUHP tentang tindak pidana memberikan keterangan palsu diatas sumpah dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Hindari Motor Ditarik Leasing, Wanita di Prabumulih Nekat Buat Laporan Palsu Dirampok

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved