Breaking News:

Selalu Disalahkan Bila Jakarta Banjir, Bupati Bogor : Tidak Pernah Ada Action dari DKI

Seharusnya, kata Ade, Bogor diundang untuk bicara kebutuhannya apa supaya air tidak banjir ke Jakarta.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Pemkab Bogor
Bupati Bogor dalam acara talkshow 'Kolaborasi dalam Penyelamatan Kawasan Puncak Bogor,' di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Jumat (5/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa soal banjir Jakarta, pihaknya memang selalu disalahkan.

Kolaborasi dengan Jakarta soal penanganan banjir pun kurang.

Seharusnya, kata Ade, Bogor diundang untuk bicara kebutuhannya apa supaya air tidak banjir ke Jakarta.

Hal ini Ade katakan di hadapan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam acara talkshow 'Kolaborasi dalam Penyelamatan Kawasan Puncak Bogor,' di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan.

"Terus terang saja saya sampaikan, Bogor selalu disalahkan tetapi tidak pernah ada action dari DKI. Seharusnya, kita sama-sama bicara kaitan dengan penanganan banjir," kata Ade Yasin dalam keterangannya, Jumat (5/11/2021).

Selain itu, kata dia, ada upaya dari pemerintah pusat yaitu dengan dibangunnya Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.

Bendungan ini berlokasi di Megamendung dan Ciawi, Kabupaten Bogor.

"Jadi istilahnya masyarakat di sana sudah berkorban untuk Jakarta supaya Jakarta tidak banjir,” kata Ade.

Banjir di Jakarta, kata Ade, penyebabnya tidak hanya Puncak, tetapi juga aliran-aliran sungai yang memang juga perlu diwaspadai menjadi penyebab banjir di Jakarta.

Ketika pihaknya mengajukan program senilai Rp 19 Miliar untuk penyelamatan sungai, terkena refocusing.

Akhirnya sekarang, kata dia, nol rupiah untuk penataan konservasi ataupun penataan sungai.

“Bogor itu selalu dianggap sebagai penyangga dan penyelamat Jakarta, tetapi tidak pernah ada kontribusi kepada Bogor. Sehingga Bogor semampu dan sekuat tenaga saja untuk menyelamatkan diri sendiri. Jadi saya setuju dengan yang disampaikan oleh Pak Menteri, harus ada kolaborasi yang baik antar batas wilayah,” pungkas Ade.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved