Breaking News:

PTM Terbatas Berjalan, Bima Arya Ingin Guru Bantu Kembalikan Psikososial Anak Didik

"Hari ini dunia pendidikan Indonesia memang mengalami masa-masa yang sangat tidak mudah. Saya titip beberapa hal saja pada bapak ibu," ujar Bima Arya.

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar secara zoom meeting, Rakerda dibuka langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya, Sabtu (6/11/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar secara zoom meeting, Sabtu (6/11/2021).

Rakerda dibuka langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya yang turut memberikan arahannya.

"Hari ini dunia pendidikan Indonesia memang mengalami masa-masa yang sangat tidak mudah. Saya titip beberapa hal saja pada bapak ibu," ujar Bima Arya.

Pertama, semua harus tetap siaga dan waspada mengantisipasi apapun yang terjadi dalam Pelaksanaan Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Satgas Covid-19 Kota Bogor akan bertindak jika ditemukan ada kasus positif ketika masa tatap muka ini.

"Saya minta untuk semua selalu siaga, membangun komunikasi dengan komite sekolah dan dewan pendidikan agar tidak terjadi persoalan yang kemudian membesar. Semoga tidak ada lagi klaster terbaru atau tidak ada gelombang ketiga," katanya.

Kedua, kata Bima Arya, realita di dunia pendidikan hari ini terkait dengan perkembangan psikososial anak didik.

Proses belajar di rumah, proses daring ini mau tidak mau memberikan dampak yang juga bisa sangat serius terhadap anak didik.

“Hal ini juga harus menjadi atensi semua,” jelasnya.

Menurutnya, tidak bertatap muka selama lebih dari satu tahun artinya kehilangan masa-masa untuk berkomunikasi, berinteraksi dengan teman-teman, guru dan lain-lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved