Cerita Saksi Dengar Jeritan Minta Tolong Korban Kebakaran, Ibu Hamil dan Balita Tewas Terpanggang
Empat korban meninggal dunia akibat terpanggang di saat api berkorbar di dalam rumahnya.
Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Tak lama berselang suara ledakan, warga sekitar juga mendengar banyak suara minta tolong dari dalam rumah yang tengah terbakar tersebut.
Namun, warga tak ada yang berani untuk masuk ke dalam lantaran api sudah sangat besar, sehingga warga sekitar tidak bisa menolong korban.
Sembari menunggu pemadam kebakaran, warga mencoba memadamkan menggunakan air seadanya.
Menurutnya, warga sempat kesulitan untuk memadamkan api.
Terlebih, pintu gerbang rumah korban dalam keadaan tergembok, kemudian pasokan air pun yang terbatas.
"Soalnya api sudah besar banget kan, terus pintu depan digembok jadi kita ada 20 orang tuh langsung bantu mencoba padamin api," ujar Juan di lokasi kejadian.
Ketika pintu sudah dibuka karena didobrak warga, warga inisiatif menghancurkan mobil korban yang terparkir di dalam mobil.
Sebab, kata Juan, warga khawatir mobil meledak karena bagian atas dan belakangnya sudah terbakar api.
"Jadi kita warga ancurin mobilnya, rem tangannya diturunin, biar mobilnya jalan," ucapnya.
"Di dalamnya kan garasi agak turun, jadi kalau rem tangannya turun, kan mobil bisa turun. Tapi enggak bisa, rem tangannya macet gitu," papar Juan.

Diduga Arus Pendek Listrik
Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.
Ia mengatakan, mulanya tetangga dari korban kebarakan maut yang sedang beristirahat di rumahnya mendengar sebuah ledakan seperti benda jatuh
Kemudian, saat dirinya keluar sudah melihat api yang sudah membesar di bagian atas rumah korban.
"Saksi keluar rumah dan melihat api di sebelah kiri rumahnya sudah membesar dan berteriak minta tolong," ujar Rachim.