Breaking News:

Prihatin Korban Longsor dan Banjir, Bima Arya Minta Camat dan Lurah Carikan Tempat Tinggal Permanen

Selain di dua titik tersebut, sedikitnya ada 24 peristiwa skala ringan berupa longsor dan banjir lintasan di sejumlah wilayah di Kota Hujan.

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau dua titik longsor di RW 1 Kampung Kramat, Panaragan, Bogor Tengah dan di jalan akses keluar Pasar Induk Jambu Dua, Tanah Sareal, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau dua titik longsor di RW 1 Kampung Kramat, Panaragan, Bogor Tengah dan di jalan akses keluar Pasar Induk Jambu Dua, Tanah Sareal, Senin (8/11/2021).

Longsor tersebut terjadi pasca hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Minggu (7/11/2021) sore hingga malam hari.

Selain di dua titik tersebut, sedikitnya ada 24 peristiwa skala ringan berupa longsor dan banjir lintasan di sejumlah wilayah di Kota Hujan.

Di Kampung Kramat ini, sepasang pasutri Muhammad Sholeh dan Umsiah nyaris menjadi korban dalam longsor yang menyapu rumah kontrakannya.

Mereka bisa menyelamatkan diri setelah mendengar suara gemuruh retakan tanah.

Meski demikian, Umsiah mengalami luka ringan pada bagian bahu akibat terkena material longsor.

Bima Arya yang menjenguk Umsiah di pengungsian sementara meminta untuk dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk diperiksa khawatir terdapat luka dalam.

“Kita sedang ada di fase siaga bencana. Titik-titik yang rawan disiagakan semua. Di titik ini sudah dilakukan penanganan.

Ada ibu yang terluka sudah ditangani, saya minta dibawa ke RSUD khawatir ada luka di dalam,” ungkap Bima Arya usai meninjau titik longsor.

Namun, kata Bima, yang terpenting warga yang berada di bantaran sungai atau tebingan rawan longsor untuk tidak ditempati lagi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved