Breaking News:

Cuaca Tak Menentu, DPRD Kota Bogor Ingatkan Tidak Lakukan Pembangunan Akhir Tahun

Seperti saat ini Pemerintah Kota Bogor sedang melakukan lelang proyek pekerjaan trotoar dan jalur sepeda.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kondisi jalan Sudirman, Kota Bogor, yang akan dibangun trotoar dan jalur sepeda pada bulan November 2021 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor sedang melakukan berbagai pembangunan.

Proses lelang pembangunan banyak yang dilakukan di akhir tahun, sehingga dikhawatirkan bisa tidak tepat waktu pengerjaannya lantaran kondisi curah hujan yang cukup tinggi.

Kondisi itu pula yang dikhawatirkan oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto.

"Sejak awal sudah kami sampai bahwa pemerintah jangan terbiasa untuk melakukan semua pekerjaan di dalam semester, terakhir atau di triwulan terakhir, karena kita tidak bisa memastikan kejadian alam, kejadian segala macam itu bisa kita tanganin dengan baik, sehingga ini sangat rentan terjadinya kegagalan atau tertundanya pekerjaan,” paparnya.

Seperti saat ini Pemerintah Kota Bogor sedang melakukan lelang proyek pekerjaan trotoar dan jalur sepeda.

Atang Trisnanto menilai Pemkot Bogor terlalu berani melakukan pekerjaan fisik dengan siswa waktu yang relatif sempit hingga akhir tahun 2021.

Menurutnya, proses lelang yang dilakukan di akhir tahun memiliki risiko yang sangat tinggi untuk gagal.

"Ini pekerjaan yang sangat riskan di mana sisa waktu 1 setengah bulan lagi, kemudian baru masa sanggah, belum mulai pekerjaan, maka akan banyak hal yang akan dikorbankan,” kata Atang.

Dengan waktu yang sempit kata politisi PKS itu, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan yaitu dari sisi kualitas, keamanan administrasi dan pengawasan.

Atang meminta tata kelola menejemen pemerintah harus diperbaiki pada tahun mendatang, karena seluruh program yang akan dilaksanakan itu sebenaranya sudah diketahui enam bulan sebelum tahun berjalan.

“Seperti hari ini masing-masing SKPD sudah tau masing-masing kegiatan sejak September yang lalu, dan 30 November sudah diketok (Paripurna), artinya ada dua bulan untuk SKPD menyiapkan admistrasi, dan lain sebagainya,” kata Atang. 

Seharusnya kata Atang semua bisa dilakukan di awal tahun.

"Ingat Kota Bogor ini punya curah hujan yang tinggi dan ini bisa terjadi di bulan November hingga Januari, ini juga perlu diawasi," katanya.

DPRD kata Atang dalam menjalankan fungsi pengawasan sudah menyampaikan kepada masing-masing komisi untuk menguatkan pengawasan kepada semua pekerjaan yang dilakukan oleh mitra kerja mereka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved