Yakin Megawati Pilih Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024, GPP: Didukung Masyarakat Luas

Bahkan pihaknya meyakini kalau dukungan dari mantan Presiden ke-5 RI itu akan diberikan secara maksimal.

Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/Pemkot Bogor
Gerakan Jateng di Rumah Saja yang digagas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sebagai bentuk penghormatan kepada tenaga kesehatan dalam menangani Covid-19. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Umum relawan yang mengatasnamakan Ganjar Pranowo Presiden (GPP) Achmad Syaiful meyakini kalau Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Kepercayaan itu dilontarkan, setelah dirinya ditanya terkait adanya dukungan beberapa kader di PDI-P yang dominan mendukung Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga merupakan Ketua DPP PDI-P.

"Kami yakin pada saatnya Ibu Megawati akan memilih Ganjar Pranowo sebagai Capres dari PDI Perjuangan," kata Syaiful saat ditemui awak media usai deklarasi GPP di bantaran Sungai Ciliwung, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Bahkan pihaknya meyakini kalau dukungan dari mantan Presiden ke-5 RI itu akan diberikan secara maksimal.

"Kami yakin 1000 persen," tegas Syaiful.

Syaiful menyebut, keyakinan kalau Megawati akan mendukung Ganjar capres didasari berbagai alasan.

Satu di antaranya dia mengeklaim, Gubernur Jawa Tengah itu memiliki kedekatan dengan rakyat.

Faktor tersebut yang dinilai akan menjadi pertimbangan Ketua Umum PDI-P untuk mengusung Ganjar dari Partai berlogo kepala banteng tersebut.

Sedangkan upaya yang akan dilakukan GPP yakni membantu dengan cara menyebarluaskan dukungan terhadap Ganjar Pranowo ke masyarakat secara luas.

Baca juga: Muncul Poster Deklarasi Anies-Ganjar untuk Pilpres 2024, Ini Respon PKS

"Dorongan dari kami adalah bahwa Pak Ganjar didukung oleh masyarakat luas, kami akan bekerja berusaha terus agar benar-benar dukungan yang akan luar biasa untuk Ganjar Pranowo," bebernya.

Pihaknya juga menyinggung terkait nama Puan Maharani yang notabenenya merupakan putri dari Megawati, di mana kata dia, elektabilitas dari Puan masih lebih rendah dibandingkan Ganjar Pranowo.

Bahkan dirinya menyebut, kalaupun Puan akan maju sebagai capres dari PDI-P itu karena mendapat kesempatan dari Ketua Umum Partai yang juga merupakan ibu kandungnya.

"Mungkin saja mbak Puan diberikan kesempatan sama Bu Mega untuk coba apakah bisa menaikkan elektabilitas. Kalau pun tidak, berarti kan pilihannya hanya pak Ganjar Pranowo, tapi kan lihat, sekarang mbak Puan masih belum naik naik (elektabilitasnya) begitu," tukasnya.

Sebagian Besar Bekas Pendukung Jokowi

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved