Breaking News:

IPB University

AFAS 2021 Bahas Teknologi Akustik Perikanan, Rektor IPB : Mencapai Industri Perikanan Lebih Baik

Prof Arif mengatakan bahwa pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan harus semakin ditingkatkan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi - perikanan air tawar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kolaborasi interdisipliner dalam ilmu kelautan diharapkan dapat memicu kegiatan penelitian dan pengembangan, terutama di Indonesia.

Hingga saat ini, ilmuwan di bidang kelautan, khususnya di Asia, sedang mengembangkan berbagai teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya laut secara berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Rektor IPB University, Prof Arif Satria dalam sambutannya di 14th Annual Meeting of the Asian Fisheries Acoustics Society (AFAS) 2021, pekan lalu.

Kegiatan yang digelar oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University ini dihadiri peserta dari berbagai negara.

Yakni Malaysia, India, Taiwan, Jepang, New Zealand, Korea Selatan, Australia, Norwegia, Amerika Serikat, Inggris, dan Indonesia.

Prof Arif mengatakan bahwa pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan harus semakin ditingkatkan.

Salah satunya adalah teknologi akustik perikanan yang perannya sangat penting untuk memahami ekosistem organisme air.

Menurutnya AFAS 2021 ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa IPB University untuk berkontribusi dan bertukar pengetahuan maupun pengalaman tentang ilmu kelautan dan teknologi, terutama akustik perikanan.

Ilmuwan yang hadir tidak hanya dari Asia karena hadir ilmuwan dari negara lain.

“Saya percaya bahwa AFAS 2021 ini akan sangat membantu dalam membangun dan mendapatkan pengetahuan mendalam tentang teknologi akustik bawah air dan aplikasi praktisnya. Kita ingin mencapai industri perikanan yang lebih baik dan berkelanjutan serta manajemen kebijakan pemerintah di Asia,” ujar Prof Arif Satria.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved