Breaking News:

Temuan Kasus Covid-19 di SD Kota Bogor, 24 Orang Positif Tanpa Gejala

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan temuan tersebut didapat dari hasil screening rutin.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjelaskan soal penambahan kasus Covid-19 di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Kasus aktif Covid-19 di Kota Bogor kembali alami peningkatan.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan temuan tersebut didapat dari hasil screening rutin.

"Skrining secara rutin sebulan sekali di bulan pertama ditemukan lima yang positif, nah bulan ini kemarin dilakukan skrining di SD Sukadamai ditemukan ada 24 yang positif, semuanya tanpa gejala, sebagaian siswa, sebagaian lagi guru," katanya Sabtu (10/11/2021) sore saat ditemui di Komplek Gor Pajajaran.

Sesuai aturan kata Bima Arya, PTM dihentikan selama 10 hari.

"Selama 10 hari dihentikan dan sudah dilakukan tracing kontak erat saat ini berproses semua kontak erat untuk kemudian dilakukan Swab PCR jadi langkah cepatnya adalah tracing kemudian penghentian PTM selama 10 hari," ujarnya.

Bima menyebut bahwa kondisi orang yang terpapar Covid-19 cenderung tanpa gejala.

Ia menyebut kondisi itu dikarenakan adanya heard Immunity.

"Saya kira ini indikasi herd imunity sudah terbentuk, jadi karena ini berbeda jadi mudah mudahan bukan indikasi gelombang ke tiga mudah mudahan ini indikasi herd imunity. Jadi virus ya semakin melemah, positif tapi tidak ada gejala," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved