Breaking News:

Menilik Kampung Maghfirah Bogor, Kampung Pendidikan Berkonsepkan Alam dan Islam

Kampung Maghfirah yang berlokasikan di Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor,merupakan kampung berkonsepkan alam dan pendidikan islam.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Bangunan Masjid di Kampung Maghfirah, Sabtu (27/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CARINGIN – Kampung Maghfirah yang berlokasikan di Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor,merupakan kampung berkonsepkan alam dan pendidikan islam.

Saat ini TribunnewsBogor.com berkesempatan berkunjung langsung ke Kampung Maghfirah Bogor.

Dengan posisi letak yang berada di ketinggian, pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango nampak jelas terlihat ketika berada di sini.

Suasan nyaman dan hawa sejuk mampu membuat nyaman ketika berada di sini.

Sementara itu, beberapa bangunan saat ini masih dalam proses pembangunan.

Ketua Yayasan Maghfirah Bina Umat Ahmad Hatta diwakili Direktur Maghfirah Islamic Boarding Scholl (MILBOS) Ahmad Yusuf mengatakan, pihaknya sengaja memadukan kedua konsep tersebut.

“Kampung Maghfirah ini merupakan kampung yang sengaja dibangun dengan mengusung nilai-nilai pendidikan. Khususnya pendidikan islam. Dengan tujuan supaya yang belajar di sini bisa merasakan rasa nyaman ketika belajar islam rahmatan lil alamin,” ucap Ahmad Yusuf kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (27/11/2021).

Di bawah naungan Yayasan Maghfirah Bina Umat, Kampung Maghfirah sukses mengintegrasikan konsep alam perkampungan dengan konsep pendidikan islam semenjak 2016.

Dengan luas sekira 30 Haktare, terdapat beberapa jenjang pendidikan mulai dari Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Islam (STIPI), sampai tingkatan Khusnul Khotimah.

Adapun murid-murid yang belajar di Kampung Maghfirah ini, tersebar dari berbagai daerah di Indonesia serta menggunakan konsep boarding school.

“Untuk Mts dan MA ini baru berjalan 3 tahun. Sedangakn STIPI sudah ada sejak tahun 2016. Jurusan STIPI Manajemen Ilmu Pendidikan Islam. Untuk Mts dan MA kita akan buka penjurusan IPA dan IPS,” tambahnya.

Lebih jelas ia mengatakan, para tenaga pendidik di lembaga pendidikan Kampung Maghfirah ini merupakan campuran dari pendidik lokal dan warga negara asing.

“Untuk guru-guru di MTs dan MA ini dari lulusan STIPI. Namun, untuk STIPI tenaga pendidiknya itu campuran. Untuk tenaga pendidik asing berasal dari Mesir, Sudan, dan Suriah. Jadi, belajarnya itu menggunakan konsep dua bahasa. Arab dan Inggris,” imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved