Bahaya Covid-19 Varian Omicron Mengintai Indonesia, Ini yang Dilakukan Pemerintah
Laporan terakhir, ada tambahan 4 negara yang telah melaporkan temuan kasus Covid-19 dengan varian Omicron.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Omicron, varian baru Covid-19 yang diidentifikasi pertama kali di Afrika Selatan, yang juga terdeteksi di Eropa dan Asia, meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia.
Hal itu karena varian ini memiliki jumlah mutasi yang lebih banyak yang berpotensi menyebar lebih cepat atau bahkan menghindari antibodi dari infeksi atau vaksinasi sebelumnya.
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sejauh ini, varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia.
“Belum ditemukan (kasus virus Omicron),” kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Minggu (28/11/2021).
Baca juga: Hari Pertama Kebijakan Wajib Vaksin, Satgas Covid-19 Periksa Status Pengunjung SSA dan Tempat Wisata
Nadia mengatakan, sebagai antisipasi atas penyebaran varian baru ini, dilakukan pengetatan pintu masuk Indonesia sesuai dengan peraturan yang ada.
Selain itu, pemerintah memberlakukan tindakan karantina dan tes RT-PCR.
“(Tes) PCR tiga kali negatif dan karantina tiga atau lima hari tergantung status vaksinasinya,” kata Nadia.
Kemenkes terus memantau varian Omicron dengan melakukan pemeriksaan genom sekuensing.
“Pemeriksaan genom sekuesing kita lakukan pada kasus positif,” kata Nadia.
Baca juga: Bukan karena Ideologis, Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melakukan vaksinasi Covid-19.
Nadia juga mengingatkan agar masyarakat menunda kegiatan pada akhir tahun terutama mudik Nataru (Natal dan Tahun Baru).
Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan penutupan pintu masuk internasional dari negara-negara yang telah melaporkan kasus varian Omicron, Nadia belum bisa memastikan.
“Sampai saat ini belum kita melihat perkembangannya,” ujar dia.
Baca juga: Peningkatan Kasus Covid-19 Kembali Terjadi, Angka Vaksinasi Tinggi Tidak Jaminan
Seperti diketahui, varian B.1.1.529 atau Omicron mempunyai 32 jenis mutasi pada protein lonjakan.
Varian ini berbeda dari varian-varian yang ditemukan sebelumnya, dan dikhawatirkan lebih cepat menyebar dibandingkan jenis virus corona lainnya.
Laporan terakhir, ada tambahan 4 negara yang telah melaporkan temuan kasus Covid-19 dengan varian Omicron.
Selain ditemukan di Afrika, empat negara yang melaporkan varian Omicron adalah Israel, Belgia, Jerman, dan Hong Kong.
Artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judul Bahaya Covid-19 Varian Omicron Mengintai Indonesia, Bagaimana Antisipasi Pemerintah?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/virus_20171014_210102.jpg)