Geger Aksi Siswi SMA Akhiri Hidup di Depan Kelas, Polisi Heran Lihat Barang Bukti di TKP : Kok Bisa?
Siswi itu diduga mengakhiri hidupnya dengan cara mengikatkan dasinya ke papan nama kelas.
Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
Tapi menurutnya, tidak ada tanda-tanda kejanggalan perilaku FV dalam beberapa waktu sebelumnya.
"Informasi sementara, keseharian dia tidak ada masalah. Berlangsung biasa," kata Sumino.
Penyebab Gantung Diri
Penyebab seorang siswi SMA di Srengat Kabupaten Blitar mengakhiri hidup di depan ruang kelas sekolahnya diduga masalah asmara.
Hal tersebut diungkap oleh pihak kepolisian Polres Blitar Kota.
"Dugaan sementara (korban) putus cinta, tapi kami masih menyelidikinya," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan dilansir dari Tribun Jatim.
Soal informasi yang beredar bahwa korban menjadi korban bullying, polisi belum bisa memastikan.
"Soal itu belum tahu, hasil penyelidikan sementara dugaannya ada hubungan putus cinta," ujar AKBP Yudhi Hery Setiawan.

AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Kini, polisi masih menunggu hasil otopsi korban.
"Pihak keluarga (korban) minta (kasus) ditindaklanjuti, kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga menunggu hasil otopsi," kata AKBP Yudhi Hery Setiawan.
Lebih lanjut, Kapolsek Srengat AKP M Yusuf mengatakan peristiwa tersebut mengagetkan seluruh sekolah.
Menurut Yusuf, FV tercatat sebagai warga Kecamatan Srengat dan berstatus sebagai siswi kelas X IPA.
Baca juga: Kepergok Saat Akan Kabur, Maling di Indramayu Langsung Jujur Curi Kambing Warga
Polisi, kata Yusuf, sedang menyelidiki penyebab korban nekat bunuh diri di sekolah.
"Keterangan pihak keluarga korban adalah anak yang cerdas dan periang. Kami sedang selidiki apa yang mendorong korban melakukan tindakan nekat ini," ujar AKP M Yusuf.