Breaking News:

Terjaring Razia Vaksin, Sopir Angkot di Bogor Sumringah Dapat Ganti Ongkos dan Paket Beras

Setelah diberhentikan, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro yang memantau langsung kegiatan tersebut ikut memeriksa status vaksinas

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Supir angkotan kota sumringah setelah mendapat suntikan vaksin saat terkena razia vaksin kawasan wisata wajib vaksin di Simpang Terminal Baranangsiang. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sopir angkutan kota (angkot) trayek 01 Terminal Baranangsiang - Ciawi Eddy sumringah ketika selesai mengikuti vaksinasi saat razia vaksin di kawasang Simpang Terminal Baranangsiang, Kota Bogor Sabtu (25/12/2021).

Ketika itu Eddy yang serang mengangkut lima orang penumpang itu tiba-tiba diberhentikan oleh petugas Sat Lantas Polresta Bogor Kota yang dipimpin oleh Kasat Lantar Polresta Bogor Kota AKP Galih Apria saat melewati kawasan wajib vaksin dengan melakukan razia vaksinasi.

Setelah diberhentikan, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro yang memantau langsung kegiatan tersebut ikut memeriksa status vaksinasi penumpang.

Satu persatu penumpang angkutan kota diperiksa status vaksinasinya dengan memperlihatkan sertivikat vaksin dan peduli lindungi dan rupanya para penumpang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua.

Namun saat diperiksa rupanya sopir angkutan kota belum divaksin.

Melihat itu Kapolresta pun mengajak sopir untuk divaksin sementara itu penumpang dipindahkan ke angkutan lainnya.

"Ini buat ganti ongkosnya ya pak, ibu mohon maaf bisa pindah ke mobil di belakang ongkosnya yang ini sudah dibayar," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Kegiatan ini kata Kapolresta Bogor Kota bukan hanya memeriksa status vaksin namun juga untuk membangun budaya disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kegiatan selama dua hari ini kami berusaha untuk mendisiplinkan terkait protokol kesehatan dan salah satunya adalah melaksanakan pemeriksaan atau razia vaksin bagi penumpang transportasi umum, baik itu bus atau pun angkutan umum," ujarnya.

Sementara itu sopir angkutan umum Eddy yang awalnya tegang pun sumringat setelah mengikuti vaksin.

Karena selain mendapat ganti ongkos Ia pun mendapat paket beras.

"Iya makasih senang saya ini, saya sebenarnya sudah sering dapat undangan vaksin, cuma saya takut jarumnya jadi menghindar aja, pas ada kegiatan ini saya enggak bisa menghindar dan ternyara disuntik vaksin juga tidak sakit, Alhamdulillah dapat rezeki juga," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved