Kesaksian Warga Lihat Duel Maut Tukang Gorengan VS Renternir di Kontrakan : Lehernya Ditebas

NS penagih utang atau bank keliling ini tewas dengan kondisi mengenaskan akibat sabetan senjata tajam sang tukang gorengan.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Warta Kota/ Rizki Amana
Lokasi duel maut yang menewaskan seorang penagih utang di Jalan Sahlan RT 03/09, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Duel maut terjadi antara seorang tukeng gorengan dan penagih utang alias renternir.

Akibatnya, sang renternir berinisial NS (22) tewas saat berduel dengan tukang gorengan berinisial CS (38) di rumah kontrakan yang dihuni oleh pelaku.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (17/1/2022) pagi di rumah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

NS penagih utang atau bank keliling ini tewas dengan kondisi mengenaskan akibat sabetan senjata tajam.

Sementara itu, CS pun harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka cukup parah saat berduel dengan korban.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda mengatakan, pelaku dalam keadaan kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit kawasan Ciputat.

"Korban (NS) udah meninggal dunia di tempat. Pelaku dirawat di RS IMC Ciputat."

"Jadi di dalam rumah berduel keduanya. Pelaku kena sabetan di leher bekas senjata tajam," kata Aldo dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta.

Seorang saksi bernama Evan (17) menceritakan duel maut yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurutnya, korban dan pelaku mulanya terlibat cekcok ketika korban NS datang untuk menagih utang atau bank keliling.

Mereka kemudian sama-sama mengeluarkan senjata tajam dan saling bacok.

"Sempat cekcok dulu, korban sama pelaku adu mulut, tindih-tindihan, terus ngeluarin senjata tajam golok sama pisau, dua-duanya baku hantam," kata Evan di sekitar lokasi kejadian melansir Tribunnews.com.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Kaltim)

Evan tidak mengetahui asal senjata tajam yang digunakan pelaku dan korban, termasuk apakah mereka sudah menyiapkan senjata tajam tersebut atau tidak.

"Enggak tahu dari mana (asal senjata tajamnya). Pokoknya tadi udah bacok-bacokan aja, ditebas lehernya (korban)," jelas Evan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved