Munarman Bantah saksi yang Menyebyt Dirinya Ikut Baiat ISIS di UIN Jakarta

Hal itu disampaikan saat tanya jawab Munarman dengan saksi HF, dalam sidang kasus dugaan terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Editor: Vivi Febrianti
Tribunnews/Jeprima
Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman usai menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019) malam. Munarman diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat media sosial sekaligus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman membantah ikut melakukan baiat kepada ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi dalam acara yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang atau UIN Jakarta.

Hal itu disampaikan saat tanya jawab Munarman dengan saksi HF, dalam sidang kasus dugaan terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur ( PN Jaktim).

Bantahan pertama, Munarman sampaikan dalam tanya jawab dengan panitia acara baiat di UIN Jakarta, HF yang mengaku melihat dengan Jelas Munarman berbaiat pada ISIS.

"Saya tidak baiat," kata Munarman di ruang sidang PN Jaktim, Rabu (19/1/2022).

“Ya itu hak saudara membantah. Saya hanya menjawab di sini, bahwa pembahasan saya kala itu tentang konsekuensi (kehadiran) saudara dalam acara,” kata HF.

Mulanya Munarman bertanya pada saksi bernama HF yang mengaku melihat Munarman hadir dalam acara baiat ISIS di sebuah universitas di Ciputat, Tangerang Selatan pada bulan Ramadhan 2014.

Baca juga: Tak Tempuh Praperadilan, Kuasa Hukum Munarman : Biar Cepat Selesai

Baca juga: Kuasa Hukum Munarman Sebut Perkara Terorisme Kliennya Merupakan Upaya Pembungkaman

“Dalam BAP saudara disebutkan setelah kegiatan baiat, saudara melakukan penarikan infaq pada peserta. Apa saya saudara tagih?,” tanya Munarman.

 “Saya tidak melihat, saya sudah tidak fokus lagi pada Munarman,” jawab HF.

Kemudian Munarman bertanya lagi, tentang topik diskusi HF dengan beberapa rekannya pasca kegiatan baiat itu.

HF menerangkan, diskusinya tentang konsekuensi kehadiran Munarman pada pembaiatan.

"Saya tidak baiat," kata Munarman di ruang sidang PN Jaktim, Rabu (19/1).

“Ya itu hak saudara membantah,” kata HF.

Bantahan ini juga kembali Munarman sampaikan saat menanggapi dan melakukan tanya jawab dengan saksi lainnya, Koswara.

Koswara merupakan panitia dalam acara baiat itu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved