Inilah Tempat Persembunyian Pelaku Utama Penusukan Anggota TNI, Bertahan Hidup dengan Sisa Makanan
Kombes Pol Wibowo mengatakan, Baharudin ditangkap di Dermaga Muara Baru pada Selasa (18/1/2022), atau dua hari setelah menusuk Pratu Sahdi.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Baharudin, pelaku utama penusukan anggota TNI di Waduk Pluit, bersembunyi di tempat yang sulit dijangkau.
Selama dua hari Baharudin tak berani keluar dari persembunyiannya.
Ia bahkan bertahan hidup dengan makanan seadanya.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo mengatakan, Baharudin ditangkap di Dermaga Muara Baru pada Selasa (18/1/2022), atau dua hari setelah menusuk Pratu Sahdi.
Menurut Wibowo, Baharudin merupakan seorang penjaga kapal.
"Dia penjaga kapal di dermaga, di daerah Muara Baru.
Ditangkap pas lagi bekerja, memang dia bekerjanya kan di dermaga Muara Baru," kata Kombes Pol Wibowo seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP M. Fajar, Baharudin sempat pulang ke rumah setelah menusuk Pratu Sahdi.
"Dia awalnya sempat pulang dulu ke rumah, ganti baju dan celana lalu ke tempat kerjanya, ngumpet di sana," kata Fajar.
Setelah pulang, ia langsung bergegas ke sebuah kapa cumi di Muara Baru.
Menurut Fajar, Baharudin bersembunyi di dalam kapal cumi selama dua hari.
Baharudin bersembunyi di antara kapal-kapal cumi yang sandar di Gang Kepiting, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
"Dia bersembunyi di dalam kapal cumi, nggak berani keluar selama dua hari," kata Fajar.
Selama dalam pelariannya, kata Fajar, Baharudin bertahan hidup dengan mengandalkan makanan seadanya yang tersisa di kapal.
Betapa tidak, pelaku sendiri sama sekali tak berani keluar dari persembunyian.