Ular Berbobot 8 Kilogram Sembunyi di Atap Rumah Warga, Ini Penampakannya

Sesampainya di lokasi, ular tersebut ternyata sudah diamankan oleh warga setempat yang kebetulan memiliki pengetahuan tentang evakuasi ular.

Editor: Damanhuri
Damkar Kota Bekasi
Petugas Damkar Kota Bekasi saat melakukan evakuasi ular yang Bersemayam di atap rumah warga di Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (30/1/2022).  
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ular jenis sanca batik berukuran tiga meter bersemanyam di atap rumah warga di Jalan Sa'ar, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (30/1/2022). 

Ular tersebut selanjutnya dievakuasi Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, untuk dibawa ke tempat yang lebih aman jauh dari pemukiman warga.

Komandan Regu Pleton A Rescue Damkar Kota Bekasi Paino mengatakan, proses evakuasi dilakukan pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan. 

"Kami menerima laporan warga tentang penemuan ular di salah satu rumah, dari situ kita menerjunkan tim sebanyak enam orang untuk melakukan evakuasi," kata Paino kepada wartawan. 

Sesampainya di lokasi, ular tersebut ternyata sudah diamankan oleh warga setempat yang kebetulan memiliki pengetahuan tentang evakuasi ular.

"Tetapi sesampainya petugas dilokasi, ular tersebut rupanya sudah ditangani oleh seseorang, kata warga setempat orang tersebut pawang ular," jelas dia. 

Paino menambahkan, ular awalnya dilihat warga berada di atas atap.

Tidak diketahui dari mana ular tersebut berasal. 

 
"Warga enggak tahu asal mulanya kenapa ular itu bisa sampai sana, soalnya langsung ditemukan di atas genteng," ujarnya. 

Ular yang bersemanyam di atap rumah warga ini berukuran cukup besar.

Di perkampungan setempat memang masih terdapat kebun dan pepohonan rindang.

Dia menduga, ular sanca batik berukuran besar ini berasal dari lokasi tersebut dan secara diam-diam masuk ke perkampungan warga. 

"Sanca batik dengan ukuran sekitar tiga meter dan berat 8 kilogram," paparnya. 

Ular selanjutnya dibawa Tim Rescue Damkar Kota Bekasi, hewan tersebut selanjutnya diserahkan ke komunitas pecinta reptil agar dapat dilepas ke alam liar yang jauh dari pemukiman warga.  (*)

(TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar )


Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved