Pandemi Covid-19, Belajar Dilakukan Online, Pemuda di Bogor Tumpahkan Ide Kreatif di Bidang Kesenian

Berangkat dari hobi yang sama, sejumlah pemuda berinisiatif untuk membentuk suatu wadah pencinta seni di Bogor.

Istimewa
Komunitas Barudak Ordinary sedang kegiatan cukil di Studio lukis milik anggota komunitas di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Berangkat dari hobi yang sama, sejumlah pemuda berinisiatif untuk membentuk suatu wadah pencinta kesenian di Bogor yang diberi nama Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary.

Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary merupakan sebuah komunitas yang mewadahi para pencinta seni di Bogor.

Mentor Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary, Fahriza Nugraha (24) mengatakan, terbentuknya komunitas ini berawal dari pandemi Covid-19.

Di mana, untuk mengisi waktu jeda akibat pembelajaran online, kata Fahriza, maka dia mengumpulkan pemuda untuk membuat suatu wadah para pencinta seni.

"Ini kumpulan teman-teman penggiat seni, yang memang backgroundnya beberapa anggota ini dari kampus-kampus seni seperti IKJ, ISBI dan Pakuan Bogor," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat disambangi di Kedai Sapa Remaja, Jalan Ciwaringin, Gang Melati No.10, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (4/2/2022).

Lebih lanjut, Fahriza membeberkan, Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary berdiri sejak akhir tahun 2021 dan saat ini memiliki jumlah anggota sebanyak 25 orang.

"Biasanya kita ngumpul di studio lukis milik anggota, lokasinya di Semplak, Atang Senjaya Bogor ataupun di Studio uie23studio di Menteng Bogor. Untuk saat ini komunitas menjalin komunikasi dengan publik dengan menggunakan Instagram, namanya barudak.ordinary yang dimana postingannya memperlihatkan kegiatannya," katanya.

Sementara itu, Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary juga membuka kesempatan untuk publik untuk bergabung.

"Untuk bisa bergabung dalam komunitas bisa melalui Direct Message (DM) Instagram," tegasnya.

Adapun sejumlah kegiatan yang digelar Komunitas Barudak Ordinary'> Komunitas Barudak Ordinary berhasil menarik perhatian publik.

"Beberapa kegiatan komunitas tersebut belakangan ini sudah dua kali dilakukan yaitu, membuat kolase dan cukil. Membuat kolase itu merupakan kreasi sendiri dari hasil guntingan-guntingan koran, majalah atau gambar lainnya yang disatukan dengan gambar apapun, sebagaimana itu menjadi suatu kreativitas sendiri," ungkapnya.

"Sedangkan untuk cukil itu menyablon sendiri dengan tinta cetak, keduanya didampingi atau diajarkan oleh anggota komunitas kepada anggota lainnya yang ingin belajar, bahkan untuk masyarakat umum juga ikut serta dalam pembelajaran," jelasnya.

Ia berharap ingin bisa memamerkan kreasinya di fasilitas umum atau di publik.

"Dipamerkannya itu jadi bisa memperkenalkan juga bahwa ada yang mewadahi para pencinta seni dan juga bisa mengajak masyarakat untuk belaja mengenai seni," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved