Tracing di Sekolah, 200 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan, Penundaan PTM Mencuat di Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Covid-19 berencana memperpanjang penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Satgas Covid-19 Kota Bogor saat melakukan kunjungan kesiapan di Ras Kota Bogor, Senin (7/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satgas Covid-19 berencana memperpanjang penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan peninjauan dan melakukan monitoring terkait jumlah kasus positif Covid-19 harian di Kota Hujan.

"Sekolah masih ditunda belum ada rencana untuk aktivasi. Kita memonitor kondisi angka Covid-19 terus bor seminggu kedepan," ujarnya, Senin (7/2/2022).

Rencana perpanjangan tersebut, sambung Bima, lantaran saat ini angka cluster di sekolah terus bertambah naik.

"Terakhir saat ini hasil tracing ditemukan 200 angka positif yang ditemukan di sekolah. Artinya itu terus bertambah," katanya.

Kendati demikian, Bima menjelaskan, untuk angka tersebut saat ini masih terbilang cukup terkendali.

"Kita sudah lakukan rapat. Kita melihat di kota lain trennya ini lagi naik. Kita masih terbilang aman. Namun kita tidak boleh lengah, kita terus lakukan monitor sebagai antisipasi kita," tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi untuk menunda PTM menjadi Pembejalaran Jarak Jauh (PJJ) kembali.

Hal tersebut imbas dari ditemukan angka kasus Positif Covid-19 di intansi pendidikan di Kota Bogor yang mulanya ditemukan angka sebesar 45 kasus.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved