'Januari Mulai Sepi' Celoteh Pedagang Kuliner di Jalan Suryakencana Bogor Akibat Dampak Covid-19

Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Bogor berdampak langsung ke pusat kuliner di Jalan Suryakencana, Kelurahan Gudang, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Suasana di Pusat Kuliner Kota Bogor di Jalan Suryakencana Bogor, Kamis (10/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Bogor berdampak langsung ke pusat kuliner di Jalan Suryakencana, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pedagang Asinan di Jalan Suryakencana, Hasin (61) mengaku, sejak kasus Covid-19 di Kota Bogor angkanya meningkat, para pedagang di sepanjang Jalan Suryakencana sepi pembeli.

"Dari bulan Januari kemaren aja udah kerasa sepinya, bukan saya aja yang lain juga," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat disambangi di tempat jualannya di perempatan Jalan Suryakencana dan Gang Aut, Kamis (10/2/2022).

Terkait kekhawatiran Covid-19, Hasin sebenarnya takut terpapar.

Hanya saja, kata Hasin, penerapan disiplin protokol kesehatan ketat menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar.

"Kita juga suka ingetin ke pembeli harus hati-hati sama virus Corona, kalo mereka abis makan di sini saya ingetin pake lagi maskernya," katanya.

Sementara itu, Juru Parkir Ruko Bank BCA Jalan Suryakencana, Fredi mengaku penghasilannya berkurang akibat dampak penerapan PPKM Level 3.

"Penurunan jumlah pengunjung yang datang ke Jalan Suryakencana dari akhir bulan Januari 2022 sekitar 50 persen. Semenjak Omicron ini, parah banget, sampe setengahnya jadi gak rame, ini aja Bank BCA di tutup sekarang gak tau mau sampe kapan, karyawannya pada sakit katanya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved