Tanggapi Konflik di Wadas, Putri Gus Dur Sentil Kapolda Jateng dan Ganjar Pranowo : Bebaskan Warga !

sejumlah tokoh angkat suara terkait dugaan kekerasan yang ddiduga dialami warga desa Wadas akibat tolak pengukuran ahan tambang

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Istimewa
Alissa Wahid, putri Gus Dur tanggapi konflik di desa Wadas 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polemik yang terjadi di desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah menyita perhatian publik.

Putri Gus Dur, Alissa Wahid pun menyentil Kapolda Jateng dan Ganjar Pranowo.

Terdapat dugaan kekerasan yang dilakukan aparat dalam penertiban warga desa Wadas.

Seperti diberitakan, warga menolak pengukuran lahan tambang batu andesit di Wadas, Purworejo untuk pembangunan Bendungan Bener.

Proyek Bendungan Bener diketahui sebagai proyek strategis nasional dari Pemerintah.

Lantas sejumlah tokoh angkat suara terkait dugaan kekerasan yang ramai diberitakan di berbagai media.

Mulai dari mantan menteri, Rizal Ramli yang menyinggung soal reaksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Kemudian ada pula putri sulung Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yakni Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid.

Ini rangkumannya.

1. Rizal Ramli

cuitan Rizal Ramli soal konflik Wadas
cuitan Rizal Ramli soal konflik Wadas (Twitter)

Rizal Ramli, dalam cuitan akun Twitter @RamliRizal ikut bersuara dalam dugaan kekerasan terhadap warga Desa Wadas.

Dirinya turut menyeret nama Ganjar Pranowo.

Seperti ini cuitannya:

"Ini Ganjar Pranowo modal pencitraan doang, pakai kontrak media dan borong PollsteRP seolah-olah merakyat dan prorakyat,, eh rakyat Wadas, Jateng, malah ditangkapin kepiye ?

*Bela Warga Desa Wadas, ProDEM Desak Ganjar Pranowo Cabut IPL Biang Kerok*"

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved