Kasus Positif Covid-19 di Sekolah Terus Naik, Disdik Kota Bogor Prediksikan PTM Bakal Ditunda Lagi

Sebelumnya, satgas covid-19 Kota Bogor mengeluarkan edaran perpanjangan penundaan PTM di Kota Bogor mulai dari tanggal 8-14 Februari 2022.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/Pemkot Bogor
Ilustrasi. Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin (11/10/2021) pagi, secara langsung meninjau pelaksanaan PTM Terbatas di SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BPIBS) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Hanafi ungkapkan penundaan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) di Kota Bogor memprediksikan bakal diperpanjang oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Sebelumnya, satgas covid-19 Kota Bogor mengeluarkan edaran perpanjangan penundaan PTM di Kota Bogor mulai dari tanggal 8-14 Februari 2022.

"Kita juga dari kebijakan satgas covid. Kelihatannya diperpenjang," ujarnya saat dihubungi oleh TribunnewsBogor.com, Senin (14/2/2022).

Hanafi menjelaskan, prediksi tersebut mencuat tidak terlepas dari angka positif Covid-19 yang terus merangsek naik.

Dari data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, sambung Hanafi, saat ini angka kasus positif untuk pendidik dan murid tercatat ratusan angka.

Baca juga: Tambahan Kasus Baru 1.190, Sebanyak 200 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bogor

"Iya saat ini terus merangsek naik. Bahkan saat ini sudah mencapai angka 561 yang terpapar," jelasnya.

Ratusan angka yang tercatat tersebut terhitung mulai dari 26 Januari 2022 sampai 12 Februari 2022.

"Data tersebut dari 31 sekolah. Mulai dari TK hingga SMA. Untuk yang terpapar paling banyak terindikasi tidak bergejala," tandasnya.

Berikut rincian kasus yang tercatat di jenjang pendidikan di Kota Bogor periode 26 Januari-12 Februari 2022.

  1. SMPN 6 : 4  kasus
  2. SMA Bina Insani : 15 kasus
  3. SMA Regina Pacis : 1 kasus
  4. SMAN 6 :15 kasus
  5. SD Julang : 2 kasus
  6. SMAN 2 : 120 kasus
  7. SMAN 1 : 5 kasus ( on proses tracing)
  8. 8. SMPN 2 : 7 kasus (2 kasus on proses tracing)
  9. SMPN 3 : 6 kasus
  10. SMAN 3 : 17 kasus
  11. SMAN  7 : 1 Kasus (on proses tracing)
  12. SMPN 1 : 11 kasus (on proses tracing)
  13. SMPN 5 : 24 kasus
  14. SMAN 10 : 3 kasus (on proses tracing)
  15. SD Dewi sartika 2 : 2 kasus
  16. SD sindangsari Bout : 6 kasus
  17. SMP/SMA Boarding school Insantama :198 kasus
  18. SMA BBS : 5 Kasus
  19. SMKS Dwi Putri Husada : 17 kasus
  20. SMP Kurnia : 22 kasus
  21. TK IT BBS : 1 kasus
  22. SMP PESAT : 2 kasus
  23. SMPN 13 : 1 kasus
  24. TK SD Kinderfield : 2 kasus
  25. SDN Polisi 1 : 1 kasus (on proses tracing)
  26. 26. SMPN 16 : 1 kasus (on proses tracing)
  27. MAN 2 Bogor: 5 kasus
  28. SD Kampung Rambutan : 1 kasus
  29. TK Akbar : 2 kasus
  30. TK Bunga Bakung:1 kasus
  31. SMP Nuraida boarding school: 63 kasus (*)
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved